Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lindungi UMKM agar Tidak Jadi Korban “Predatory Pricing” di Platform E-Commerce

📅 Senin, 11 Mei 2026, 01:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Online dan offline harus berjalan beriringan.

Pameran, business matching, hingga kurasi produk ke ritel modern akan memperluas jangkauan pasar UMKM.

Terakhir, kata Esther adalah akses kredit yang lebih besar dan mudah.

Permodalan masih jadi kendala utama.

Skema KUR, pembiayaan digital, hingga kemitraan dengan fintech perlu diperluas dengan bunga ringan dan agunan yang fleksibel.

Pengembangan UMKM tambahnya jangan berhenti pada perlindungan, tetapi juga perlu menyusun roadmap pengembangan UMKM yang jelas.

“Kalau UMKM hanya dibiarkan bertarung bebas, maka mereka akan jadi korban predatory pricing dan perang diskon yang tidak sehat.

Ujungnya UMKM mati pelan-pelan,” kata Esther.

Dia pun mendesak Pemerintah mempercepat regulasi afirmasi untuk UMKM di ekosistem digital, termasuk revisi aturan e-commerce yang lebih berpihak pada produk lokal.

Kolaborasi dengan platform besar juga dinilai penting agar kebijakan tidak mematikan inovasi digital.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi, Salamudin Daeng mengatakan marketplace merupakan ruang yang sangat terbuka, bagi barang dalam negeri atau barang impor.

Sebab itu, Pemerintah bisa membantu UMKM dengan memangkas komponen biaya yang paling membebani pelaku usaha.

“Biaya bunga pinjaman dari bank masih terlalu besar dan membebani UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Aplikasi Bebunge Membantu S...
Megapolitan
Skema Berlangganan Transjak...

OJK Dorong Penguatan Ekosistem Karbon

54 menit yang lalu | Lukman

Nasional
OJK Dorong Penguatan Ekosis...
Luar Negeri
F-35 Australia vs Rafale TN...
Daftar Lengkap Pemenang Miss Jakarta Fair 2026 di Panggung Utama JIEXPO

Daftar Lengkap Pemenang Miss Jakarta Fair 2026 di Panggung Utama JIEXPO

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.