Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: 657 Rumah Terendam dan 2.985 Warga Terdampak Banjir di Kendari

📅 Senin, 11 Mei 2026, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 657 Rumah Terendam dan 2.985 Warga Terdampak Banjir di Kendari Doc: ANTARA
Ket. Kondisi banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara.

KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara melaporkan sebanyak 657 unit rumah terendam dan sekitar 2.985 jiwa warga terdampak bencana banjir yang melanda wilayah setempat.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, saat ditemui di Kendari, Senin (11/5), mengatakan bahwa ratusan unit rumah yang terendam banjir tersebar di 15 titik lokasi.

"Menurut data sementara terdapat 15 titik lokasi banjir," kata Cornelius Padang.

Dia menyebutkan bahwa dampak banjir terparah melanda dua permukiman warga di Kelurahan Kambu, yakni merendam 100 rumah di Jalan Mangkeray dan 76 bangunan di Jalan Hidayatullah.

Kemudian di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, banjir merendam 153 unit rumah yang tersebar di lima RT. Kondisi tersebut terjadi akibat luapan air Sungai Wanggu.

"Sementara di Kelurahan Baruga terdapat 23 unit rumah yang terendam banjir di wilayah RT 7, RT 8, dan RT 19," sebut Cornelius Padang.

Lalu di Kelurahan Poasia, banjir merendam 109 rumah di Jalan Kedondong dan Jalan Kampung Baru. Sementara di Kelurahan Wua-Wua, banjir melanda puluhan rumah yang tersebar di sembilan RT, serta 19 bangunan di Jalan La Ode Hadi, Lorong Veteran juga terendam banjir.

"Banjir juga melanda sejumlah titik di Kecamatan Kadia dan tiga lokasi di Kecamatan Abeli," katanya.

Selain bangunan rumah, lahan pertanian sawah seluas 50 hektare di Kelurahan Baruga dan jalan di Kota Kendari juga rusak terdampak banjir.

Cornelius Padang menambahkan bahwa enam rumah di Anduonohu dan satu unit di Kecamatan Kendari Barat rusak karena tertimpa tanah longsor.

BPBD Kota Kendari meminta masyarakat untuk tetap tenang namun perlu tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna mendukung upaya mitigasi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.