Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Tewaskan Belasan Orang, KNKT Masih Selidiki Penyebab

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri mengandalkan pemeriksaan deoxyribonucleic acid (DNA) dari sampel tulang untuk mengidentifikasi 17 jenazah korban kecelakaan tersebut.

Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Komisaris Besar Polisi Wahyu Hidayati saat konferensi pers di Palembang, Sabtu, mengatakan mayoritas sampel diambil dari bagian tulang karena jaringan lunak korban sudah rusak akibat panas api saat kecelakaan terjadi.

“Dalam kondisi sekarang ini, kita mengambil tulang. Kita juga memilih tulang yang masih merah, yang kira-kira masih ada DNA-nya. Karena kalau tulangnya sudah jadi arang, tidak bisa,” katanya.

Hingga kini, tim DVI telah menerima 15 sampel antemortem dari keluarga korban untuk membantu proses identifikasi 16 jenazah korban, termasuk satu anak-anak.

“DNA-nya memang agak lama. Paling cepat lima hari. Kita mohon doanya supaya bisa muncul semua profil DNA,” ujar Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Indonesia Terima Hibah Kapa...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.