Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Mampu Bayar Seragam Sekolah, Dua Anak Panti Asuhan Ini Dibantu Kejati Sumbar

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 22:50 WIB | Oleh:
Tak Mampu Bayar Seragam Sekolah, Dua Anak Panti Asuhan Ini Dibantu Kejati Sumbar Doc: Antara Foto
Ket. Pihak Kejati Sumbar dan Kejari Padang saat mengunjungi panti asuhan yang beralamat di Nanggalo, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (9/5).

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Kejaksaan Negeri Padang turun tangan untuk membantu dua anak panti asuhan yang menunggak biaya seragam sekolah.

Kedua anak yang tinggal di bawah naungan Panti Asuhan Asuhan Nur Ilahi tersebut sempat diminta pindah sekolah karena masalah biaya, lalu kisah mereka viral di sejumlah media sosial.

"Kami datang sebagai bentuk perhatian atas masalah ini, Kejaksaan tidak hanya hadir lewat penegakan hukum," kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sumbar Arjuna di Padang, Sabtu.

Ia mengatakan selain datang untuk memberikan bantuan dan dukungan moril, Kejaksaan juga memfasilitasi kedua anak itu yakni AM dan DP agar bisa melanjutkan pendidikannya kembali.

Mulai Senin (11/5), keduanya sudah bisa bersekolah lagi di sekolah baru yaitu di SMA PGAI Padang.

Ia menerangkan Kejaksaan tidak hanya hadir untuk penegakan hukum, tapi juga mengabdi kepada sosial dan membantu mencari solusinya.

Untuk konteks masalah AM dan DP, pihaknya berupaya memberikan akses pendidikan sebagai hak asasi manusia yang fundamental untuk mengembangkan potensi diri, sebagaimana diamanahkan pasal 31 UUD 1945.

Pada bagian lain, dalam momentum tersebut awalnya jajaran Kejaksaan datang langsung berkunjung ke Panti Asuhan Nur Illahi, yang berlokasi di Nanggalo, Padang.

Kejati Sumbar diwakili oleh Asisten Pidana Khusus, sedangkan Kejari Padang diwakili langsung oleh pimpinan yakni Koswara.

Dalam kunjungannya jajaran Kejati Sumbar dan Kejari Padang turut mendengarkan penuturan langsung kedua anak dan keterangan pihak panti asuhan.

Kisah dua anak panti asuhan yang diminta pindah sekolah karena tidak sanggup membayar uang seragam itu viral di media sosial.

Nominalnya disebutkan mencapai Rp300 ribu, kedua siswa maupun panti asuhan belum bisa untuk melunasi karena kondisi keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Luar Negeri
Polusi Udara Mencekik, Raja...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.