Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sigi Tingkatkan Pengawasan Lembaga Penyiaran Bersama KPID Sulteng

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 16:24 WIB | Oleh:
Pemkab Sigi Tingkatkan Pengawasan Lembaga Penyiaran Bersama KPID Sulteng Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kominfo Sigi Samsir saat menerima kunjungan kerja KPID Sulteng di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Jumat (8/5).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), melibatkan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulteng dalam memperkuat sinergi, pengawasan, dan pembinaan lembaga penyiaran di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Sigi Samsir menekankan pentingnya kerja sama pemerintah daerah dengan KPID dalam mendukung penyiaran yang edukatif, sehat, dan berpihak pada kepentingan publik.

"Harapannya kerja sama ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara KPID Sulawesi Tengah dan pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem informasi publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Samsir saat ditemui awak media di Bora, Jumat.

Ia mengemukakan kunjungan KPID Sulteng ke Kabupaten Sigi agar mendapatkan dukungan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan tugas, fungsi, dan kewenangan KPID sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

"Pastinya Kominfo akan menindaklanjuti hasil pertemuan kali ini dan segera dibahas secara teknis dengan organisasi perangkat daerah lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sulteng Mita Meinansi mengemukakan pemerintah daerah melalui Diskominfo menjadi mitra strategis KPID dalam pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran di wilayah tersebut.

"Jadi, KPID Sulteng mengajak Diskominfo Sigi untuk berkolaborasi menjalankan program-program kerja, khususnya dalam pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran di daerah," ujar Mita.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan media penyiaran sebagai sarana penyampaian informasi darurat dalam mendukung mitigasi bencana, terutama di wilayah rawan bencana seperti Kabupaten Sigi.

Menurut dia, terdapat metode sistem peringatan dini bencana atau early warning system yang memanfaatkan teknologi digital melalui siaran televisi.

"Tentunya sistem ini penting sebagai langkah percepatan penyebaran informasi kebencanaan kepada masyarakat secara luas dan cepat saat terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, " ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Kejutan di French Open! Ube...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.