Idul Adha Makin Dekat, Kementan Gaspol Siapkan Dam Haji Dalam Negeri Demi Lindungi Peternak Lokal
📅 Kamis, 07 Mei 2026, 09:42 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA – Jelang Iduladha, Kementerian Pertanian (Kementan) ngebut siapkan pelaksanaan dam haji di dalam negeri. Tujuannya jelas agar serapan ternak lokal naik, harga stabil, usaha peternak aman.
Kebijakan ini jadi angin segar buat peternak domba dan kambing. Dam yang dipotong di dalam negeri bikin pasar domestik kebuka lebar. Ternak nggak numpuk, harga nggak anjlok. Di sisi lain, pelaku usaha juga dapat peluang gede buat benahi rantai pasok dan dongkrak nilai ekonomi peternakan.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan pemerintah all-out dukung dam haji dalam negeri. Ini bagian dari strategi perkuat subsektor peternakan.
“Dam haji di dalam negeri ini peluang strategis. Harus kita kelola optimal. Bukan cuma soal stok ternak, tapi juga infrastruktur, tata kelola, sampai distribusi biar efektif dan manfaat ekonominya kerasa luas,” kata Agung saat menerima Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Agung bilang, saat ini pemerintah fokus bangun ekosistem domba-kambing sebagai komoditas strategis. Tujuannya menopang stabilitas pangan hewani nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua HPDKI, Yudi Guntara Noor, mengakui dam dalam negeri udah mulai jalan dan dampaknya positif. Serapan ternak lokal terus naik.
“Pelaksanaan dam di dalam negeri sudah bergerak dan bantu serapan ternak lokal. Ini momentum penting buat bikin ekosistem peternak domba-kambing lebih stabil dan berkelanjutan,” ujar Yudi.
Kementan memastikan semua sistem pendukung diperkuat. Mulai dari ketersediaan ternak, jalur distribusi, sampai pemotongan yang sesuai syariat dan aturan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah ini jadi bukti negara hadir buat lindungi peternak dan pelaku usaha. Momentum ibadah haji harus kasih dampak ekonomi nyata.
“Kita pastikan kebijakan dan eksekusi di lapangan makin baik, terukur, dan manfaatnya nyata buat peternak serta masyarakat,” tutup Agung.
Dengan penguatan ini, Kementan menegaskan tiga hal: peternak terlindungi, roda usaha muter, subsektor peternakan makin kokoh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!