Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdikbud Papua Pegunungan Lakukan Sinkronisasi Data Guru dan Murid Tahun 2026

28 Kamis, 07 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Disdikbud Papua Pegunungan Lakukan Sinkronisasi Data Guru dan Murid Tahun 2026 Disdikbud Papua Pegunungan Lakukan Sinkronisasi Data Guru dan Murid Tahun 2026 Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Plt Kepala Disdikbud Papua Pegunungan Simon Sembor diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

WAMENA - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat tengah mempercepat sinkronisasi data guru dan murid di seluruh wilayahnya sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Papua Pegunungan, Simon Sembor, mengungkapkan perlunya pendataan ulang secara menyeluruh karena keraguan terhadap validitas data lama yang tersedia. Langkah ini dinilai krusial untuk memetakan kebutuhan tenaga pengajar secara tepat sasaran, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, guna memastikan mutu pendidikan bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), dapat meningkat secara signifikan di provinsi baru tersebut pada Rabu (6/5).

“Data yang ada ini kami masih meragukan, sehingga harus ada pendataan ulang yang diinisiasi oleh Disdikbud Papua Pegunungan supaya ada sinkronisasi data guru dan siswa antara kabupaten dan provinsi,” katanya.

Menurut dia, pendataan guru dan murid di seluruh wilayah Papua Pegunungan harus dilakukan secara baik dengan metode sinkronisasi antara data lapangan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di kabupaten dan provinsi.

“Dengan adanya data murid dan murid yang baik, maka kami dapat melihat kebutuhan tenaga guru ke depannya seperti apa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan adanya data guru dan murid yang valid maka membantu percepatan pembangunan SDM di Papua Pegunungan.

“Kami harus tahu kekuatan guru di kabupaten berapa dan kabupaten mana yang masih memerlukan tenaga guru, satuan pendidikan apa SD, SMP atau SMA/SMK. Maka perlu adanya pendataan yang baik dengan metode sinkronisasi,” katanya.

Dia berharap pendataan guru dan murid dapat rampung dalam tahun ini, sehingga membantu mempercepat pendataan pendudukan secara menyeluruh di Papua Pegunungan.

“Bapak Gubernur sudah memberikan target waktu untuk pendataan pendudukan di Papua Pegunungan harus selesai tanggal 8 Agustus 2026, maka kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk pendataan guru dan siswa selesai sesuai target tersebut,” ujarnya.

Selain data guru dan murid secara umum, pihaknya juga mendata secara pasti guru dan murid Orang Asli Papua (OAP) yang ada di wilayah Papua Pegunungan mulai tingkat PAUD, TK-SD, SMP dan SMA/SMK.

Sejauh ini Kabupaten Tolikara dan Pegunungan Bintang yang telah menyetor data valid guru dan murid di daerah mereka ke Disdikbud Papua Pegunungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Pemprov Antisipasi Kegagala...
Megapolitan
Jaminan Kesehatan, Pengelol...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Pangkas Ta...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.