Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

77 Rumah Terbakar di Aceh, Ratusan Warga Lhokseumawe Kehilangan Tempat Tinggal

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
77 Rumah Terbakar di Aceh, Ratusan Warga Lhokseumawe Kehilangan Tempat Tinggal Doc: Antara
Ket. Api melalap 77 rumah warga di Desa Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Selasa (5/5).

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menurunkan tiga unit armada guna memadamkan kebakaran yang menghanguskan 77 rumah warga di Lhokseumawe pada Selasa, pukul 12.30 WIB.

Sebanyak 77 rumah konstruksi kayu di Gampong (desa) Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe hangus terbakar dan mengakibatkan 251 jiwa dari 81 kepala keluarga (KK) mengungsi.

"Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WIB siang tadi, sebanyak 251 jiwa telah mengungsi," kata Kepala BPBA) Bahron Bakti, di Banda Aceh, Selasa (5/5) malam. 

Dari peristiwa ini, tidak ada korban jiwa, namun api baru berhasil dipadamkan hingga dilakukan pendingin sekitar pukul 19.30 WIB. Dugaan sementara kebakaran tersebut akibat adanya korsleting listrik dari salah satu rumah warga di sana.

Dalam upaya pemadaman ini, BPBD Kota Lhokseumawe mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan dibantu pemadam kebakaran Aceh Utara, serta unit pendukung dari Polres, PIM, PAG, PMI, dan Tagana. 

Pemadaman turut dibantu personel TNI Korem 011/Lilawangsa dan polisi hingga masyarakat setempat berupaya memadamkan api menggunakan mesin pompa air portabel dan peralatan seadanya.

Kabid Damkar Aceh Utara, Samsuddin mengatakan petugas sempat menghadapi kendala besar di lapangan karena akses jalan yang sempit menuju ke lokasi kejadian.

"Proses pemadaman membutuhkan waktu berjam-jam karena akses jalan yang sangat sempit dan rumah yang saling berdempetan, sehingga armada sulit menjangkau titik api," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul, menyampaikan saat ini tim masih terus melakukan pendataan korban di lapangan, serta tenda darurat. 

"Kami juga tengah menyiapkan tenda darurat dan menyalurkan bantuan masa panik untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga yang terdampak,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan hingga petang terus bersiaga di lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api dari puing-puing bangunan yang terbakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.