Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapal Pesiar MV Hondius Dilarang Berlabuh, Nasib Penumpang dan ABK Tak Pasti

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

Keputusan itu dimaksudkan "untuk melindungi penduduk Tanjung Verde", kata Maria da Luz Lima, kepala Institut Kesehatan Masyarakat Nasional, dalam sebuah wawancara televisi pada Minggu malam.

Dia mengatakan "tidak akan ada kontak antara penumpang dan negara tersebut".

Kepulauan Canary di Spanyol kini sedang dipertimbangkan sebagai lokasi pendaratan, "di mana pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut dapat dilakukan", kata operator tersebut.

Pihak berwenang Tanjung Verde pada hari Senin menunggu lampu hijau dari Belanda dan Inggris untuk ambulans udara yang diminta oleh beberapa orang di atas kapal tersebut, kata kementerian kesehatan.

Korban jiwa pertama di antara para penumpang adalah pasangan asal Belanda -- sang suami yang meninggal di atas kapal pada tanggal 11 April dan istrinya yang meninggal pada tanggal 27 April setelah turun dari kapal di St Helena untuk menemani jenazah suaminya, kata operator tersebut.

Pada hari Sabtu, seorang warga Jerman yang berada di atas kapal pesiar tersebut meninggal dunia.

Tindakan Segera

Meskipun dokter dari Tanjung Verde telah mengunjungi untuk menilai kondisi medis dua anggota kru yang sakit, tidak ada izin yang diberikan untuk mengevakuasi mereka ke darat.

Terlepas dari kekhawatiran tersebut, "risiko bagi masyarakat luas tetap rendah," kata direktur WHO untuk Eropa, Hans Kluge, dalam sebuah pernyataan.

"Tidak perlu panik atau memberlakukan pembatasan perjalanan," katanya.

Dia mengatakan infeksi hantavirus “tidak umum dan biasanya terkait dengan paparan terhadap hewan pengerat yang terinfeksi.

WHO menyatakan pihaknya "bertindak dengan segera untuk mendukung respons terhadap kejadian hantavirus di atas kapal pesiar di Atlantik, menyusul hilangnya nyawa yang tragis".

"WHO Eropa bekerja sama dengan negara-negara yang terlibat untuk mendukung perawatan medis, evakuasi, investigasi, dan penilaian risiko kesehatan masyarakat."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

32 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.