KPBU Rp14,98 Triliun, Tol Kayuagung–Palembang–Betung Ditarget Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
📅 Senin, 04 Mei 2026, 21:32 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA– Proyek strategis Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung senilai 14,98 triliun rupiah dikebut Kementerian Pekerjan Umum (PU). Dua seksi utama, Kramasan–Sungai Rengas dan Sungai Rengas–Pangkalan Balai, ditarget rampung konstruksi pada kuartal III 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan percepatan ini krusial untuk menunjang mobilitas dan distribusi logistik di Sumatera. “Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Menteri Dody, Senin (4/5).
Efisiensi Logistik
Tol sepanjang 111,69 km ini merupakan tulang punggung Jalan Tol Trans Sumatera. Ruas Kayuagung–Palembang 37,62 km sudah beroperasi. Saat ini konstruksi fokus ke lanjutan Palembang–Betung 69,19 km yang dibagi tiga seksi.
Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas 21,5 km dan Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai 33 km jadi prioritas karena menghubungkan kawasan perkotaan Palembang ke utara Sumatera Selatan. Kehadiran dua seksi ini akan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari sekitar tiga jam menjadi hanya satu jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak ekonominya langsung: biaya transportasi turun, distribusi logistik lintas provinsi lebih lancar, dan daya saing produk Sumatera Selatan meningkat. Tol ini juga membuka akses kawasan industri dan sentra pertanian ke pelabuhan dan bandara.
Progres Konstruksi
Percepatan terlihat dari capaian fisik. Seksi 1 sudah 92,07% konstruksi dengan lahan bebas 95,43%. Seksi 2 mencatat progres konstruksi 89,88% dan lahan 95,58%. Keduanya dikejar selesai kuartal III 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung 14,69 km masih 51,82% konstruksi dengan lahan 86,15%, ditarget tuntas awal 2027.
Skema KPBU 50 Tahun
Proyek ini dibangun lewat skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp14,98 triliun dan masa konsesi 50 tahun. PT Hutama Karya (Persero) bertindak sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Untuk konstruksi, Seksi 1 dan 2 digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sedangkan Seksi 3 oleh PT Hutama Karya Infrastruktur.
Jika seluruh ruas rampung, Tol Kayuagung–Palembang–Betung akan melengkapi jaringan utama Trans Sumatera, memperkuat konektivitas orang dan barang dari Lampung hingga Aceh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!