Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Agam Kirim Penyandang Disabilitas ke Bogor untuk Pelatihan Vokasional 6 Bulan

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Pemkab Agam Kirim Penyandang Disabilitas ke Bogor untuk Pelatihan Vokasional 6 Bulan Doc: Antara Foto
Ket. Tiga orang disabilitas yang bakal berangkat mengikuti pelatihan di Sentra Terpadu Kementerian Sosial Inten Soeweno, Bogor.

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memberikan pelatihan keahlian khusus atau vakasional bagi tiga orang penyandang disabilitas ke Sentra Terpadu Kementerian Sosial Inten Soeweno, Bogor, Jawa Barat selama enam bulan ke depan.

"Tiga peserta yang diberangkatkan berasal dari latar belakang disabilitas dari kecamatan berbeda," kata Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Agam, Hasneril di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan ketiga peserta itu yakni, Habbynusa Fernanda Kifli merupakan penyandang tuna daksa asal Kecamatan Palembayan, bakal mengikuti pelatihan contact center dan pelayanan berbasis digital.

Lalu Muhammad Rauf merupakan penyandang tuna rungu wicara dari Kecamatan Ampek Koto, bakal mengikuti pelatihan desain grafis.

Sementara itu, Rori Rofia Dinata merupakan penyandang tuna daksa asal Kecamatan Lubuk Basung, mengikuti pelatihan komputer.

"Ketiga peserta akan mengikuti pelatihan berbasis asrama selama enam bulan atau lebih sesuai perkembangan masing-masing. Kegiatan itu dimulai pada 5 Mei 2026," katanya.

Program pelatihan vokasional ini diharapkan dapat memastikan penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara dalam pendidikan, pekerjaan dan kehidupan sosial tanpa diskriminasi.

Setelah itu mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian dari mereka.

"Seluruh biaya keberangkatan peserta turut dibantu oleh Baznas Kabupaten Agam," katanya.

Ia mengakui Habbynusa harus kehilangan pekerjaan setelah mengalami amputasi kaki akibat penyempitan pembuluh darah, sehingga kesulitan menjalankan fungsi sosialnya.

Sementara Rori Rofia Dinata juga mengalami hal serupa setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan amputasi.

Kondisi tersebut sempat membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan menarik diri dari lingkungan, hingga akhirnya mendapatkan pendampingan intensif dan kembali bangkit.

Sedangkan Muhammad Rauf yang merupakan penyandang tuna rungu wicara sejak lahir dan masih menghadapi tantangan dalam interaksi sosial meski telah menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMA di SLB.

"Program tersebut tidak hanya membekali keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang kerja karena peserta berkesempatan difasilitasi masuk ke perusahaan BUMN, swasta, maupun mitra Kementerian Sosial," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.