Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ant International Perluas Ekosistem AI Commerce Lewat Jaringan Pembayaran Global

24 Minggu, 03 Mei 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Ant International Perluas Ekosistem AI Commerce Lewat Jaringan Pembayaran Global Ant International Perluas Ekosistem AI Commerce Lewat Jaringan Pembayaran Global Doc: Ant International
Ket. Forum eksekutif fintech internasional MoMents 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 April 2026. Pada kesempatan ini Ant International memperluas infrastruktur AI commerce global dengan menghubungkan 150 juta merchant dan 2 miliar pengguna. Perusahaan juga memperkenalkan inovasi fintech berbasis AI.

JAKARTA — Perusahaan teknologi finansial global Ant International terus memperluas infrastruktur AI commerce dengan menghubungkan lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia dengan lebih dari 2 miliar akun pengguna global. Capaian tersebut diumumkan dalam forum eksekutif fintech internasional MoMents 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 April 2026.

Ekspansi ini menandai penguatan strategi Ant International dalam membangun ekosistem perdagangan digital global melalui integrasi layanan pembayaran lintas negara, akun global, pembiayaan inklusif, serta inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan interoperabilitas.

Sebagai salah satu pemain utama di sektor pembayaran digital dan teknologi finansial, Ant International kini mendukung lebih dari 300 metode pembayaran di lebih dari 220 pasar di dunia. Jaringan tersebut mencakup seluruh skema kartu internasional, lebih dari 50 mitra pembayaran seluler, serta lebih dari 10 sistem QR nasional, termasuk SGQR di Singapura, DuitNow di Malaysia, PromptPay di Thailand, QRIS di Indonesia, hingga LankaPay di Sri Lanka.

Perusahaan juga memperluas kolaborasi dengan berbagai dompet digital dan aplikasi perbankan global seperti iFAST Global Bank di Inggris, KBank dan SCB di Thailand, barq di Arab Saudi, hingga ShopeePay di kawasan Asia Tenggara.

Dengan rata-rata lebih dari 20 juta transaksi per hari, Ant International terus memperluas jangkauan operasionalnya melalui lisensi baru dan kemitraan strategis di Asia, Amerika Latin, hingga kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA).

Di Vietnam, misalnya, perusahaan menjalin kemitraan dengan NAPAS dan Vietcombank untuk menghadirkan layanan pembayaran QR lintas negara. Ant International juga bekerja sama dengan Pemerintah Ho Chi Minh City dalam pengembangan pusat keuangan internasional.

Sementara di Amerika Latin, pada akhir 2025 perusahaan menggandeng perusahaan fintech asal Meksiko R2 untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM. Di Timur Tengah, Ant International berkolaborasi dengan Saudi Central Bank (SAMA) dan jaringan pembayaran nasional mada, dengan target menghadirkan layanan pembayaran QR lintas negara berbasis Alipay+ pada 2026.

Perusahaan juga tengah menyiapkan peluncuran program keuangan syariah di Asia Tenggara dan sejumlah pasar berkembang lainnya.

CEO Ant International, Peng Yang, mengatakan model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce membuka peluang besar bagi perusahaan global maupun usaha kecil untuk meningkatkan ketahanan bisnis dan memperluas sumber pendapatan.

“Model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberi kami kemampuan besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil dalam meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan,” ujar Peng Yang dalam forum tersebut.

Ia menambahkan, jaringan yang semakin luas memungkinkan perusahaan untuk bekerja sama dengan lebih banyak mitra dalam menghadirkan solusi fintech inovatif dan terpercaya di pasar dengan pertumbuhan tercepat.

Dalam strategi terbarunya, Ant International mengintegrasikan kekuatan empat unit bisnis utama—Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst—untuk menghadirkan solusi pertumbuhan bisnis terintegrasi.

Melalui layanan pembayaran global, perusahaan ingin menjadikan sistem pembayaran sebagai motor pertumbuhan bisnis lintas skala di ekonomi digital global.

Sementara layanan akun global berbasis AI memungkinkan pelaku usaha membuka akses perdagangan digital lintas negara sejak awal operasional, mendorong konsep bisnis “born global”.

Di sisi pembiayaan, perusahaan menghadirkan solusi kredit, pembiayaan terintegrasi, dan pengelolaan kas berbasis teknologi untuk memperkuat pertumbuhan inklusif.

Tak hanya fokus pada infrastruktur pembayaran, Ant International juga memperkenalkan sejumlah inovasi berbasis AI dalam forum MoMents 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.