Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Singkawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Pengangguran

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Pemkot Singkawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Pengangguran Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Rapat koordinasi ketenagakerjaan di Ruang Rapat Sekda Kota Singkawang, Kamis (30/4).

SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan angka pengangguran di daerah ini.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti dalam rapat koordinasi ketenagakerjaan, di Singkawang, Kamis.

Dwi Yanti mengatakan, rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah antarperangkat daerah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks di daerah itu.

“Pertemuan ini menjadi forum penting untuk menyinergikan kebijakan dan program lintas sektor dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan di Kota Singkawang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam rapat tersebut, di antaranya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih relatif tinggi, kualitas tenaga kerja yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan industri, serta terbatasnya investasi padat karya.

Selain itu, program link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha dinilai belum berjalan optimal, sehingga lulusan sekolah dan perguruan tinggi kerap mengalami kesulitan untuk terserap di pasar kerja.

Menurut Dwi, permasalahan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

“Kita harus duduk bersama karena persoalan ketenagakerjaan ini sangat kompleks, mulai dari hulu hingga hilir. Semua pihak harus mengambil peran agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran,” katanya.

Dalam upaya menekan pengangguran, Pemkot Singkawang juga mendorong penguatan sektor unggulan daerah, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai sumber penciptaan lapangan kerja baru.

Dwi menilai UMKM memiliki peran strategis karena terbukti tangguh dan fleksibel dalam menyerap tenaga kerja lokal, sehingga pengembangannya perlu terus diprioritaskan.

Ia menambahkan, penguatan UMKM akan didukung melalui berbagai program, seperti pelatihan vokasi, pendampingan usaha, peningkatan akses permodalan, hingga digitalisasi usaha guna meningkatkan daya saing.

Melalui rapat koordinasi tersebut, dia berharap dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dan terukur untuk menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta memperkuat daya saing daerah.

“Sinergi antara perangkat daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Singkawang,” katanya.Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.