Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berharap pada Tim Uber

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 06:28 WIB | Oleh:
Berharap pada Tim Uber Doc: Foto PP PBSI
Ket. Pebulu tangkis tunggal putri Putri Kusuma Wardani dalam ajang BWF Thomas & Uber Cup.

JAKARTA - Setelah Tim Thomas Cup memalukan dibantai Prancis sehingga harus pulang kampung tanpa mampu melewati fase grup, harapan bertumpu pada tim Uber Cup. Harapan bulu tangkis Indonesia kini bertumpu pada tim putri yang akan menghadapi Thailand di babak perempat final Piala Uber2026, Kamis (30/4). Laga yang digelar di Forum Horsens, Denmark, mulai pukul 15.00 WIB ini menjadi momen krusial untuk menjaga asa sekaligus memulihkan kebanggaan setelah kegagalan tim putra di Piala Thomas.

Pertemuan Indonesia kontra Thailand diprediksi berlangsung sengit. Bukan sekadar perebutan tiket semifinal, laga ini menjadi ajang pembuktian bahwa sektor putri Indonesia tetap mampu bersaing di level elite dunia. Konsistensi yang ditunjukkan sejak fase grup menjadi modal berharga. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan tampil solid, termasuk saat membukukan kemenangan telak 5-0 atas Australia, hasil yang menegaskan kedalaman skuad Merah Putih.

Catatan impresif itu juga memperpanjang tradisi Indonesia yang selalu menembus perempat final Uber Cup sejak 2004. Namun, tantangan kali ini tidak ringan. Thailand dikenal sebagai kekuatan utama Asia Tenggara dengan komposisi pemain yang merata di semua sektor. Permainan cepat, agresif, serta daya tahan tinggi menjadi ciri khas Thailand.

Tim Indonesia diharapkan mampu memaksimalkan kekuatan di sektor tunggal dan ganda yang relatif stabil. Kunci kemenangan akan ditentukan oleh konsistensi poin dan ketenangan dalam menghadapi tekanan, terutama pada partai-partai penentu. Jika mampu melewati rintangan Thailand, Indonesia berpeluang menghadapi pemenang laga Tiongkok melawan Malaysia di semifinal, tantangan yang tak kalah berat.

Sementara itu, babak perempat final lainnya juga menyajikan duel kelas dunia, yakni Tiongkok kontra Malaysia, Jepang melawan Denmark, serta Korea Selatan berhadapan dengan Taiwan.

Di tengah rasa optimistis tim putri, bayang-bayang kegagalan tim putra di Piala Thomas masih terasa. Kekalahan telak dari Prancis di fase grup menjadi catatan kelam baru bagi Indonesia, negara dengan koleksi 14 gelar Piala Thomas. Setelah sempat mencapai final pada 2022 dan 2024, langkah terhenti lebih awal pada 2026 menjadi alarm serius bagi pembinaan.

Kini, fokus beralih sepenuhnya ke tim Uber. Di tengah tekanan dan ekspektasi publik, kemenangan atas Thailand akan menjadi jawaban awal bahwa Indonesia belum kehilangan taji di panggung beregu dunia. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.