Sinner Kritik Jadwal Pertandingan Usai Melaju ke Perempat Final Madrid Open
📅 Rabu, 29 Apr 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMADRID — Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, melontarkan kritik terhadap penyelenggara Madrid Open terkait jadwal pertandingan yang dinilainya terlalu larut malam. Sorotan ini muncul setelah laga putaran ketiga yang melibatkan petenis tuan rumah berakhir hingga dini hari waktu setempat.
Dalam pertandingan yang digelar lebih awal dari biasanya pada hari Selasa (28/4), Sinner tampil solid untuk menyingkirkan unggulan ke-19 asal Inggris, Cameron Norrie, dengan skor 6-2, 7-5. Kemenangan tersebut mengantarkan petenis Italia itu ke babak perempat final.
Laga Sinner dimainkan pukul 11.00 waktu setempat di Stadion Manolo Santana, sebuah jadwal yang jarang dia jalani. Penempatan ini dilakukan agar petenis Spanyol, Rafael Jodar, yang berpotensi menjadi lawannya berikutnya, mendapat waktu pemulihan lebih panjang setelah menyelesaikan pertandingan panjang hingga pukul 01.00 dini hari melawan Joao Fonseca.
“Ini cukup tidak biasa bagi saya. Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali bermain pukul 11 pagi,” ujar Sinner. “Namun bagi saya, waktu bukan masalah. Saya hanya mencoba tampil sebaik mungkin. Saya pikir keputusan memberi Jodar jadwal sore sudah tepat karena ia menyelesaikan pertandingan sangat larut.”
Meski demikian, Sinner menilai ada yang perlu dibenahi dari sistem penjadwalan turnamen. Ia menyoroti dimulainya dua pertandingan malam sejak pukul 20.00 yang berpotensi membuat pemain menyelesaikan laga hingga lewat tengah malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Meski ada jeda satu hari, tetap saja sangat larut. Anda selesai pukul 01.30, lalu harus makan dan menjalani pemulihan. Itu sangat melelahkan. Tapi kami harus beradaptasi, baik secara fisik maupun mental,” tambahnya.
Di lapangan, performa Sinner tetap impresif. Dalam pertemuan perdananya dengan Norrie, ia memenangi 81 persen poin dari servis pertama dan 63 persen dari servis kedua. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 25 laga di level Masters 1000.
Catatan tersebut menempatkan Sinner sejajar dengan legenda Serbia, Novak Djokovic, sebagai satu-satunya pemain yang mampu memenangi 20 pertandingan awal Masters 1000 dalam satu musim, prestasi yang sebelumnya dicapai Djokovic pada tahun 2011 dan 2015.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sinner kini menanti pemenang antara Jodar atau Vit Kopriva di babak delapan besar. Ini merupakan partisipasi keempatnya di Madrid, dan ia berpeluang mencatatkan semifinal pertamanya di ibu kota Spanyol tersebut.
“Saya masih beradaptasi dengan karakter lapangan di sini yang sangat berbeda. Kadang Anda merasa tidak bermain maksimal, tapi dari luar terlihat sebaliknya. Namun saya senang bisa kembali ke perempat final,” ujarnya.
Sementara itu, juara Barcelona pekan lalu, Arthur Fils, juga melangkah ke perempat final usai mengalahkan petenis Argentina, Tomas Martin Etcheverry, dengan skor 6-3, 6-4 di Caja Magica.
Unggulan ke-21 asal Prancis itu menunjukkan konsistensi tinggi dengan menembus perempat final dalam enam dari tujuh turnamen yang diikutinya sepanjang musim 2026. Selanjutnya, Fils akan menghadapi pemenang duel antara Lorenzo Musetti dan Jiri Lehecka untuk memperebutkan tiket semifinal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!