Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

1.000 Unit Rumah Diusulkan Pemkot Tanjungpinang untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 19:52 WIB | Oleh:
1.000 Unit Rumah Diusulkan Pemkot Tanjungpinang untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Doc: ANTARA/Adeng Bustomi
Ket. Ilustrasi rumah bersubsidi.

TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengusulkan 1.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), melalui Program Nasional Pembangunan Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.

"Program ini menyasar MBR dan ditujukan untuk mempercepat penyediaan hunian layak di berbagai daerah di Indonesia," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Zulhidayat, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, usulan pembangunan rumah tersebut difokuskan pada masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok desil satu hingga empat berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos) RI agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Data calon penerimanya sudah ada di Kemensos. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang Agustiawarman menyebutkan selain program pembangunan tiga juta rumah, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Untuk tahun 2026, kata dia, sebanyak 129 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Tanjungpinang telah terkonfirmasi masuk program BSPS yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui satuan kerja terkait.

Selain itu, sambungnya, pemkot juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk program serupa, meski jumlahnya masih terbatas.

"Tahun ini direncanakan ada sekitar 30 unit rumah akan ditangani melalui anggaran daerah, namun masih dalam proses validasi data," ungkap Agustiawarman.

Lanjutnya menyampaikan program perumahan ini menjadi bagian dari upaya pemkot dalam pengentasan kawasan kumuh, khususnya wilayah di bawah sepuluh hektare yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Saat ini, lanjut dia, pemkot masih melakukan verifikasi data untuk memastikan lokasi dan penerima bantuan tepat sasaran sebelum program dijalankan.

"Data masih dalam tahap verifikasi oleh tim agar pelaksanaannya tepat sasaran," katanya pula. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.