Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Insentif Baru untuk Dongkrak Pasar Modal

📅 Senin, 27 Apr 2026, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Insentif Baru untuk Dongkrak Pasar Modal Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia.

JAKARTA – Insentif untuk pasar modal merupakan instrumen kebijakan yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi investor, memperdalam likuiditas, dan memperluas basis emiten.

Bentuknya bisa berupa keringanan pajak, simplifikasi regulasi, hingga dukungan bagi perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana (IPO).

Dengan insentif yang tepat, pasar modal dapat menjadi sumber pembiayaan yang lebih kompetitif dibandingkan pembiayaan perbankan. Efektivitas insentif sangat bergantung pada ketepatan sasaran dan konsistensi kebijakan.

Insentif yang terlalu agresif berisiko menciptakan distorsi harga atau mendorong perilaku spekulatif, sementara insentif yang terbatas cenderung kurang mampu menarik minat pelaku pasar.

Oleh karena itu, desain kebijakan perlu menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan pasar dan memastikan stabilitas serta perlindungan investor tetap terjaga.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan untuk memberikan insentif kepada industri pasar modal bila berhasil menunjukkan perbaikan dalam enam bulan ke depan.

Pertimbangan itu merespons Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kalau nanti programnya berjalan bagus, misalnya enam bulan dari sekarang, bolehlah datang ke saya minta insentif. Saya pertimbangkan,” kata Purbaya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/4).

Purbaya berpendapat inisiatif PINTAR Reksa Dana oleh OJK merupakan langkah positif yang bisa memperdalam pasar modal.

PINTAR Reksa Dana akan menghimpun dana masyarakat untuk dikelola oleh manajer investasi sebagai investasi di pasar modal dengan lebih aman.

Menkeu menilai strategi itu akan mendorong lebih banyak investor domestik untuk bermain di pasar modal.

Jika strategi itu berhasil, Purbaya meyakini dampak positifnya akan turut mengakselerasi kinerja perekonomian nasional.

“Saya berkepentingan di sektor keuangan. Uang dari situ (pasar modal) bisa dipakai untuk beli obligasi dan lain-lain. Itu akan menjalankan ekonomi juga pada akhirnya. Mungkin saya seperti kehilangan sedikit rupiah, tapi pada akhirnya ada uang tambahan yang bisa menggerakkan ekonomi,” jelas Purbaya.

Mengenai bentuk insentif, salah satu bentuk yang bisa diambil berupa penghapusan pajak dari pendapatan yang tercatat oleh manajer investasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.