Eratosthenes, Ilmuwan Abad ke-3 yang Menghitung Keliling Bumi dengan Tepat
📅 Senin, 27 Apr 2026, 06:56 WIB | Oleh: Haryo BronoBayangkan suasana siang di Alexandria lebih dari dua milenium lalu. Matahari bersinar terik. Sebuah tongkat tertancap tegak di tanah. Bayangannya jatuh miring beberapa inci. Bagi kebanyakan orang, itu hanya bayangan. Bagi Eratosthenes, itu adalah ukuran sebuah planet.
Dan dari sana, manusia mulai memahami bahwa dunia ini bukan sekadar tempat berpijak, melainkan benda raksasa yang dapat diukur, dipetakan, dan dipelajari. Semua bermula dari satu pengamatan sederhana: mengapa tongkat ini masih punya bayangan? hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!