MotoGP Spanyol Jadi Momentum Dini Perebutan Juara
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 06:21 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraJEREZ, SPANYOL - Setelah jeda panjang, ajang MotoGP akhirnya kembali bergulir. Kelas premier kini bersiap menyambangi Sirkuit Jerez dalam gelaran Grand Prix Spanyol 2026, akhir pekan ini dengan sejumlah prediksi bermunculan terkait siapa yang akan mendominas.
Balapan terakhir berlangsung pada akhir Maret lalu, ketika pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil dominan dengan menjuarai GP Amerika Serikat. Kemenangan tersebut memperpanjang start sempurnanya di musim 2026, setelah dia memimpin setiap lap dan menyapu bersih tiga seri pembuka. Pembalap berusia 27 tahun itu kini memimpin klasemen sementara, unggul empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.
Martin terus menempel ketat berkat kemenangan impresif di Sprint Race di AS, meski Bezzecchi kembali mengalami insiden jatuh dalam balapan pendek, sebuah pola yang juga terjadi sebelumnya di Thailand saat dia terjatuh dari posisi terdepan. Di Texas, Martin memastikan kemenangan dramatis usai menyalip Francesco Bagnaia di lap terakhir.
Namun, Jerez bukanlah lintasan yang ramah bagi Aprilia sejak kembali sebagai tim pabrikan penuh pada tahun 2022. Hasil terbaik mereka hanya podium ketiga melalui Aleix Espargaro pada tahun 2022. Sedangkan tahun berikutnya finis kelima, menjadi satu-satunya hasil delapan besar lainnya bagi tim asal Noale tersebut.
Sebaliknya, Jerez justru identik dengan dominasi Ducati. Lima edisi terakhir GP Spanyol semuanya dimenangi motor Desmosedici itu, termasuk kemenangan perdana Alex Marquez bersama Gresini musim lalu. Ironisnya, Ducati belum sekalipun memenangi Grand Prix musim ini, membuka peluang persaingan semakin terbuka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pole position kemungkinan akan jatuh ke tangan Martin, mengingat karakter motor RS-GP yang unggul dalam manuver tikungan dibandingkan Desmosedici generasi terbaru. Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada Marc Marquez, juara dunia sembilan kali yang memanfaatkan jeda tiga pekan untuk pemulihan fisik jelang rangkaian balapan Eropa. Jerez menjadi seri kandangnya, dengan atmosfer yang selalu membara.
Meski belum pernah menang di Jerez sejak 2019, Marquez sempat meraih kemenangan Sprint musim lalu, mengalahkan adiknya Alex serta Bagnaia. Dia mengaku siap kembali bersaing di lintasan yang memiliki nilai historis baginya.
“Jeda tiga pekan saya manfaatkan sepenuhnya untuk pemulihan dan persiapan menghadapi balapan Eropa pertama musim ini. Saya senang kembali ke Jerez, sirkuit yang saya sukai, penuh sejarah, dan selalu dipenuhi penggemar,” ujar Marquez. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!