Kanwil Ditjenpas Papua Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Ponsel Ilegal di Lapas Abepura

Jumat, 24 Apr 2026, 03:35 WIB

JAYAPURA - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua mempertegas komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkoba dan penggunaan ponsel ilegal di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman, menekankan bahwa dua persoalan tersebut merupakan ancaman serius yang merusak sistem pemasyarakatan dan stabilitas keamanan wilayah. Dalam seremoni serah terima jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Abepura di Jayapura, Kamis (23/4),

Ket. Foto: Kegiatan serah terima jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Abepura di Jayapura, Kamis (23/4). — Sumber: ANTARA/Ardiles Leloltery

Herman meminta pimpinan baru untuk mengintensifkan penggeledahan rutin dengan melibatkan kekuatan personel TNI dan Polri guna memperkuat deteksi dini terhadap setiap potensi pelanggaran di balik jeruji besi.

"Untuk itu saya minta kepada kepala Lapas Kelas IIA Abepura yang baru agar hal ini menjadi perhatian," katanya.

Menurut Herman, pihaknya juga meminta agar kegiatan penggeledahan secara rutin dilakukan dengan melibatkan aparat penegak hukum seperti kepolisian dan TNI guna memperkuat pengawasan dan mencegah potensi pelanggaran.

Dia menjelaskan kondisi geografis dan karakteristik sosial di Papua memberikan tantangan tersendiri dalam pengelolaan lapas, selain warga binaan lokal terdapat pula warga negara asing termasuk dari Papua Nugini sehingga membutuhkan penanganan khusus dan koordinasi lintas instansi.

"Dengan demikian sinergi dengan kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan, dan imigrasi sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan lapas," ujarnya.

Dia menambahkan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kondusivitas lapas.

Pihaknya menekankan pentingnya peran seluruh jajaran petugas dalam mendukung kepemimpinan yang baru sehingga diharapkan agar setiap informasi yang diperoleh di lapangan dapat disampaikan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan.

"Dukungan dari seluruh jajaran sangat menentukan. Informasi sekecil apa pun bisa menjadi kunci dalam mencegah gangguan keamanan," katanya lagi.

Pihaknya berharap berharap kepemimpinan baru di Lapas Kelas IIA Abepura dapat membawa perubahan yang lebih baik, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.