Jazz di Halaman Masjid: Dakwah Kultural Generasi Muda di Ramadhan Jazz Festival ke-15
Sabtu, 07 Mar 2026, 12:53 WIBJAKARTAâ Malam Ramadan di pelataran Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, terasa berbeda. Di ruang yang biasanya identik dengan lantunan doa dan kegiatan ibadah, alunan musik jazz mengisi halaman masjid pada Jumat malam (6/3) saat Ramadhan Jazz Festival (RJF) ke-15 digelar.
Ribuan pengunjung berkumpul menikmati harmoni musik sekaligus berpartisipasi dalam gerakan sosial yang menjadi ruh dari festival ini.
Ramadhan Jazz Festival pertama kali digagas pada 2010 oleh Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bersama komunitas WartaJazz. Sejak itu, festival ini berkembang menjadi salah satu agenda musik Ramadan yang unik di Indonesia, memadukan musik, spiritualitas, dan kepedulian sosial dalam satu panggung.
Memasuki penyelenggaraan ke-15, festival tahun ini digelar pada 6â7 Maret 2026 dengan tema âHarmoni Pulihkan Negeri.â Tema tersebut diangkat sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di sejumlah wilayah di Sumatera yang terdampak banjir bandang.
Ketua Ramadhan Masjid Cut Meutia, M. Pradana Indraputra, mengatakan Ramadhan Jazz Festival sejak awal dirancang sebagai bentuk dakwah yang disampaikan melalui pendekatan budaya.
âRamadhan Jazz Festival bukan hanya tentang musik. Ini adalah cara kami menyampaikan nilai kepedulian dan kebersamaan melalui medium yang lebih dekat dengan generasi muda,â ujarnya.
Festival ini menggunakan konsep donasi sebagai mekanisme kehadiran pengunjung. Masyarakat dapat berdonasi melalui platform Goers maupun secara langsung di lokasi acara.
Project Officer Ramadhan Jazz Festival ke-15, Ali Akbar Hasyemi, mengatakan konsep tersebut memungkinkan pengunjung tidak hanya menikmati musik tetapi juga berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.
âKami ingin Ramadhan Jazz Festival menjadi ruang kebersamaan yang terbuka bagi siapa saja. Melalui konsep donasi ini, setiap pengunjung ikut berkontribusi dalam gerakan sosial,â ujarnya.
Seluruh keuntungan dari penjualan tiket Ramadhan Jazz Festival akan disalurkan 100 persen untuk program kemanusiaan, termasuk dukungan rekonstruksi masjid dan kegiatan sosial di wilayah terdampak bencana.
Pada hari pertama penyelenggaraan, panggung Ramadhan Jazz Festival menampilkan sejumlah musisi lintas generasi, antara lain Candra Darusman, Nikita Dompas & Detik Waktu Quartet, Galaxy Big Band Jazz Orchestra, serta kolaborasi Krakatau bersama Andre Dinuth dan Barry Likumahuwa. Penampilan Salma Salsabil, Kunto Aji, Societeit de Harmonie x Natasya Elvira, Sore, dan Sisitipsi turut meramaikan panggung festival.
Managing Director WartaJazz sekaligus Artistic Director Ramadhan Jazz Festival, Agus Setiawan Basuni, menegaskan bahwa sejak awal festival ini dirancang sebagai gerakan sosial.
âRamadhan Jazz Festival bukan sekadar konser musik. Musik menjadi medium untuk mengajak masyarakat berbagi dan peduli kepada sesama,â ujarnya.
Ramadhan Jazz Festival ke-15 akan berlanjut pada Sabtu (7/3) dengan rangkaian penampilan musisi lainnya yang siap melanjutkan semangat harmoni, kebersamaan, dan berbagi di bulan suci Ramadan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jet Tempur Super Dassault Rafale F5 akan Segera Hadir
-
Manulife Indonesia Pension Expo 2025 Dorong Kesiapan Pensiun dan Ketahanan Finansial Masyarakat Indonesia
-
Penyiar Radio Afrika Selatan Ditangkap Atas Dugaan Merekrut Pejuang untuk Rusia
-
Warga Panik, Macan Tutul Tiba-tiba Muncul di Balai Desa Kuningan
-
Aktivitas Pergeseran Tanah Melonjak, BPBD Cianjur Kirim Tim Lapangan
-
BMKG Peringatkan Sumsel Terancam Hujan Ekstrem hingga 30 November! Warga Diminta Siaga Total
-
Anggota DPR Soroti Lambannya Progres, Eksekusi Transisi Energi Harus Dipacu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.