Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sektor Wisata Menggeliat, Kebun Raya Cibodas Rekam Kenaikan Kunjungan Harian

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sektor Wisata Menggeliat, Kebun Raya Cibodas Rekam Kenaikan Kunjungan Harian Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Wisatawan kembali memadati Kebun Raya Cibodas di Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, setiap harinya mencapai 1.000 orang setelah tidak diberlakukan tiket di pintu masuk kawasan Cibodas.

CIANJUR – Kunjungan wisatawan yang kembali meningkat menandakan pemulihan sektor pariwisata sekaligus membaiknya mobilitas dan kepercayaan masyarakat.

Lonjakan ini biasanya dipicu oleh stabilitas ekonomi, perbaikan infrastruktur, serta promosi destinasi yang lebih agresif.

Dampaknya tidak hanya terasa pada industri pariwisata, tetapi juga merambat ke sektor pendukung seperti transportasi, perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal.

Namun, peningkatan kunjungan juga menuntut kesiapan destinasi dalam menjaga kualitas layanan dan daya dukung lingkungan.

Tanpa pengelolaan yang baik, lonjakan wisatawan berisiko menimbulkan tekanan terhadap infrastruktur dan ekosistem, yang justru dapat menurunkan daya tarik jangka panjang.

Dengan demikian, tren kenaikan wisatawan perlu diimbangi strategi berkelanjutan, agar pertumbuhan tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi tanpa mengorbankan kualitas lingkungan dan pengalaman wisata.

Pengelola Kebun Raya Cibodas (KRC) di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka kunjungan wisatawan kembali meningkat setiap harinya setelah tidak diberlakukan-nya tiket di pintu masuk utama kawasan wisata Cibodas.

General Manager PT Mitra Natura Raya Zaenal Arifin di Cianjur, Selasa (21/4), mengatakan peningkatan angka kunjungan terlihat tinggi setiap hari sejak tidak diberlakukan-nya tiket di pintu masuk kawasan wisata Cibodas selama beberapa bulan terakhir.

Dibandingkan saat masih diberlakukan-nya beberapa tiket yang harus dibayar wisatawan pada hari biasa jumlah pengunjung paling tinggi mencapai 500 orang dan akhir pekan tidak lebih dari 1.000 orang.

Namun setelah diberhentikan sementara penarikan tiket di pintu utama kawasan wisata Cibodas, angka kunjungan saat hari biasa mencapai 1.000 orang bahkan lebih dan saat libur akhir pekan bisa mencapai 2.500 orang.

"Angka kunjungan kembali meningkat karena wisatawan cukup membayar satu kali di pintu masuk Kebun Raya Cibodas, tanpa harus berhenti di pintu utama, dimana sebelumnya wisatawan dikenakan tiket yang dinilai cukup memberatkan," katanya.

Sejak tidak diberlakukan-nya tiket di pintu utama kawasan, angka kunjungan setiap harinya kembali meningkat didominasi wisatawan dari Jabodetabek menggunakan bus dan kendaraan pribadi, peningkatan tersebut dirasakan pelaku usaha di kawasan Cibodas.

Hingga saat ini, tutur dia, pihak pengelola masih menunggu keputusan bersama dinas terkait di Pemkab Cianjur, guna melakukan satu tiket masuk ke kawasan wisata Cibodas serta destinasi wisata yang ada di kawasan tersebut termasuk KRC.

"Kami masih menunggu dari dinas terkait, guna membahas penerapan tiket kembali di pintu utama yang rencananya akan diberlakukan satu pintu, sehingga tidak memberatkan wisatawan yang datang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.