Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Dunia 2026 Dihantui Kenaikan Tarif, Senator AS Soroti Peran FIFA

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 06:15 WIB | Oleh:
Piala Dunia 2026 Dihantui Kenaikan Tarif, Senator AS Soroti Peran FIFA Doc: AFP
Ket. Ilustrasi stadion Piala Dunia 2026.

NEW YORK, AMERIKA SERIKAT — Seorang legislator senior Amerika Serikat mendesak FIFA untuk menanggung biaya transportasi publik selama Piala Dunia 2026, menyusul laporan rencana lonjakan tarif besar-besaran di sejumlah kota tuan rumah.

Pemimpin Minoritas Senat AS, Chuck Schumer, pada Selasa waktu setempat menyatakan bahwa badan sepak bola dunia itu, yang diperkirakan meraup pendapatan hingga 11 miliar dolar AS dari turnamen, seharusnya ikut menanggung biaya perjalanan menuju stadion.

Pernyataan tersebut merespons laporan media olahraga The Athletic yang menyebut operator transportasi New Jersey Transit berencana menaikkan tarif perjalanan dari Penn Station di Manhattan menuju MetLife Stadium di New Jersey menjadi lebih dari 100 dolar AS selama turnamen berlangsung. Sebagai perbandingan, harga normal tiket pulang-pergi untuk rute tersebut hanya sekitar 12,90 dolar AS.

“FIFA akan meraup hampir 11 miliar dolar dari Piala Dunia musim panas ini, namun justru warga dan komuter New York yang harus menanggung bebannya,” tulis Schumer. Ia menegaskan bahwa FIFA setidaknya harus memastikan akses menuju stadion tetap terjangkau bagi masyarakat lokal.

Senada, Gubernur New York Kathy Hochul turut mengkritik rencana kenaikan tarif tersebut. “Piala Dunia seharusnya dapat diakses secara luas dan terjangkau. Tarif lebih dari 100 dolar untuk perjalanan singkat terdengar sangat mahal,” ujarnya.

Hingga kini, pihak New Jersey Transit belum memberikan tanggapan resmi. Namun, dalam laporan yang sama, seorang juru bicara menyebut bahwa harga tiket untuk hari pertandingan belum diputuskan dan angka yang beredar masih bersifat spekulatif.

Laporan itu juga mengungkap bahwa penyediaan layanan transportasi untuk delapan pertandingan di MetLife Stadium, termasuk laga final pada 19 Juli, diperkirakan menelan biaya sekitar 48 juta dolar AS.

Sementara itu, Gubernur New Jersey Mikie Sherrill menegaskan bahwa negara bagian tidak akan membebankan biaya tersebut kepada pembayar pajak. “Kami tidak akan membiayai mobilitas penonton Piala Dunia dengan uang warga New Jersey,” tegasnya.

Isu kenaikan tarif transportasi juga mencuat di kota lain. Di Boston, otoritas Massachusetts Bay Transportation Authority mengonfirmasi bahwa tiket pulang-pergi menuju Gillette Stadium akan naik menjadi 80 dolar AS, dari harga normal sekitar 20 dolar AS.

Kontroversi ini menambah tantangan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara keuntungan komersial dan aksesibilitas publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...

Harga Cabai Rawit Rp94.900/Kg, Telur Ayam Rp31.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.