Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amankan Rantai Pangan, Pasokan Plastik Jadi Sorotan Serius

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tak hanya pemerintah, lanjut Ketut, para pelaku usaha yang bergerak sebagai produsen plastik juga bergerak beriringan untuk memastikan ketersediaan bahan baku plastik. Kemungkinannya memang menyasar peluang ke negara produsen minyak bumi.

"Semua bergerak, pelaku usaha kan tidak diam, dia akan mencari dan sudah akan berusaha mencari peluang-peluang tadi. Apakah dari Rusia atau negara lain selain Timur Tengah. Produsen-produsen minyak itu, itulah penghasil sumber-sumber pasokan plastik sebenarnya," beber Ketut.

Lebih lanjut ia menjelaskan kenaikan harga bahan baku plastik berdampak pada biaya produksi pelaku usaha pangan, terutama komoditas beras dan gula.

Ia menyebut pihaknya telah melakukan sejumlah rapat dengan para pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha beras, gula, dan pangan kemasan, untuk membahas dampak gejolak geopolitik di Timur Tengah terhadap pasokan plastik.

Berdasarkan perhitungan sementara, dampak terhadap harga beras diperkirakan mencapai sekitar Rp300 per kilogram, sementara pada gula lebih kecil, yakni sekitar Rp100 hingga Rp150 per kilogram, meski masih bersifat perhitungan sementara.

"Memang kita sudah menghitung secara kasar. Di beras itu hampir sekitar Rp300 per kilogram dampaknya. Tapi di gula relatif lebih sedikit, sekitar Rp 100 sampai Rp150. Itu pun masih kasar, belum kami hitung detail. Mungkin bisa lebih rendah dari itu," jelasnya.

Dalam pantauan Bapanas, Ketut menyampaikan pergerakan harga gula konsumsi secara nasional selama sebulan terakhir, baik di kawasan barat maupun timur Indonesia mengalami penyesuaian namun masih tergolong wajar dengan kenaikan sekitar 1,94 persen.

Dia menyebutkan rata-rata harga gula konsumsi secara nasional dalam sebulan terakhir tercatat dari Rp18.412 per kilogram (kg) naik tipis menjadi Rp18.770 per kg pada 20 April.

Kendati begitu, proyeksi produksi gula kristal putih dalam negeri April ke Mei akan mulai meningkat. Dari sekitar 58,3 ribu ton akan meningkat menjadi 276,4 ribu ton, sehingga akan mampu meredam harga.

Sementara rata-rata harga beras medium dalam sebulan terakhir berfluktuasi hanya di 0,29 persen dan beras premium di 0,37 persen saja.

Rata-rata harga beras medium secara nasional sebulan lalu berada di Rp13.378 per kg menjadi Rp13.417 per kg per 20 April. Untuk beras premium, dari Rp15.640 per kg ke Rp15.698 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Menanti Arah Kebijakan The ...
Ekonomi
Tren Positif Bakal Lanjut, ...
Daerah
787 Rumah di Kabupaten Sigi...

Kerusakan Akibat Gempa Bumi di Palu

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kerusakan Akibat Gempa Bumi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.