Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf Ingin Pameran Foto bisa Bawa Karya Fotografi ke Mancanegara

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 17:38 WIB | Oleh:
Wamenekraf Ingin Pameran Foto bisa Bawa Karya Fotografi ke Mancanegara Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi Komunitas AWAN di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (20/4).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menyarankan agar ajang lomba dan pameran foto yang diselenggarakan komunitas bisa membawa karya fotografi peserta ke platform yang dikomersialisasikan agar dikenal hingga mancanegara.

“Mereka bukan hanya belajar foto dan mengekspresikan diri, biasanya kan selesai di situ. Sebenarnya bisa di-eksplore. Kita bisa ajarkan mereka untuk memasukkan karya-karya mereka ke platform-platform seperti Canva, Shutterstock, itu bisa menjadi sebuah komersialisasi,” kata Irene dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (21/4).

Ajang lomba dan pameran fotografi yang diselenggarakan komunitas AWAN untuk anak dan remaja dapat menjadi bagian dari pengenalan ekonomi kreatif sejak dini.

Penyelenggaraan ini bisa sekaligus mengedukasi peserta lomba agar karya yang dihasilkan bisa didistribusikan ke platform penjualan foto sehingga memiliki nilai ekonomi.

“Ini bisa menjadi passive income mereka di kemudian hari. Jadi ini bukan hanya kreatif, tapi ada ekonominya. Nanti, bisa orang tuanya yang mengelola,” tambahnya.

Tidak hanya itu, langkah tersebut juga bisa membuat jangkauan foto karya anak Indonesia lebih dikenal hingga mancanegara. Irene menyarankan agar foto-foto peserta bisa dibuat dalam bentuk buku, dengan begitu perspektif mengenai hasil karya bisa disampaikan secara detail.

AWAN merupakan komunitas yang bergerak dalam bidang bimbingan pelatihan dan pembinaan karakter anak dan remaja dengan beragam kegiatan pendukungnya yang mengarah keterampilan kreativitas dan inisiatif anak.

Rencananya, lomba dan pameran foto yang dikenal dengan AWAN CERAH 2026 ini bakal digelar di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 20-26 Juni 2026 dengan target peserta merupakan anak dengan usia maksimal 16 tahun.

Adapun juri dalam lomba foto di antaranya Fotografer, Davy Linggar; arsitek yang aktif di dunia seni visual, Fotografi dan Art Direction Indonesia, Jay Subiakto hingga Fashion Designer, Didit Hediprasetyo serta sejumlah nama besar lainnya.

“Kami percaya setiap anak dan remaja memiliki sudut pandang unik tentang dunia dan budaya. Ketika mereka menangkap momen seni budaya tarian, warna, ritual, suara mereka tidak hanya memotret tetapi juga sedang merawat ingatan bersama akan budaya bangsa,” ujar penggagas komunitas AWAN, Retno Audite. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.