Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Mencabut Tarif Beberapa Produk Pangan untuk Tekan Kenaikan Harga

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 13:03 WIB | Oleh:
Trump Mencabut Tarif Beberapa Produk Pangan untuk Tekan Kenaikan Harga Doc: Istimewa
Ket. Keputusan tersebut menggarisbawahi bagaimana tekanan ekonomi dan politik membentuk kebijakan perdagangannya menuju tahun 2026.

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Jumat (14/11) menandatangani perintah eksekutif yang menghapus tarif pada berbagai komoditas, termasuk daging sapi, kopi, dan beberapa buah tropis seperti pisang, sebagai bagian dari upaya untuk meredakan frustrasi konsumen atas harga yang tinggi.

Dari Newsweek, langkah ini diambil setelah pemilihan umum di luar tahun yang diselenggarakan awal bulan ini, di mana para pemilih menyebutkan masalah ekonomi sebagai prioritas utama mereka, yang berkontribusi terhadap kemenangan signifikan Demokrat di Virginia dan New Jersey.

Trump mengeluarkan perintah tersebut setelah mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan kerangka kerja dengan Ekuador, Guatemala, El Salvador, dan Argentina untuk mengurangi pungutan impor atas barang-barang pertanian dari negara-negara tersebut. Awal pekan ini, ia telah mengisyaratkan rencana untuk menurunkan tarif kopi guna membantu meningkatkan impor, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat sangat bergantung pada pemasok asing.

Menurut lembar fakta Gedung Putih, perjanjian baru ini akan memungkinkan pemerintah untuk menghapus "tarif timbal balik" atas produk-produk yang tidak diproduksi di Amerika Serikat atau tidak dapat dipasok dalam jumlah yang memadai di dalam negeri. Kategori-kategori tersebut meliputi kopi dan pisang dari Ekuador serta daging sapi dari Argentina, yang menurut pemerintah akan membantu meringankan tekanan pada konsumen yang menghadapi lonjakan tagihan belanja bahan makanan.

Perintah eksekutif ini akan segera berlaku untuk impor yang memenuhi syarat. Daging sapi telah menjadi perhatian politik khusus karena harganya mencapai rekor tertinggi tahun ini, dan analis perdagangan mengatakan tarif Trump terhadap Brasil — salah satu eksportir daging sapi terbesar di dunia — berkontribusi pada kenaikan biaya global.

Sementara Trump dan para penasihatnya telah lama berpendapat bahwa tarif tidak serta-merta menaikkan harga konsumen, keputusan pemerintah untuk menguranginya menggarisbawahi bagaimana tekanan ekonomi dan politik membentuk kebijakan perdagangannya menuju tahun 2026.

Lembar fakta Gedung Putih menyatakan, "Kesepakatan dengan empat negara Amerika Latin semakin membuka pasar bagi ekspor AS dengan menghilangkan tarif dan hambatan non-tarif, serta memperkuat hubungan keamanan ekonomi kita dengan negara-negara tetangga penting ini."

Senator Republik Rand Paul dari Kentucky menulis di X setelah pengumuman, "Ini berarti bahwa tarif adalah pajak selama ini."

Para pejabat mengatakan perubahan tersebut mencerminkan perubahan yang lebih luas dari kebijakan tarif sebelumnya yang bertujuan untuk menekan mitra dagang dan menuju strategi yang berfokus pada penurunan biaya bagi rumah tangga Amerika

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.