Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mobilitas Kian Mudah, Rute Baru Kereta Sangkuriang Hubungkan Langsung Bandung–Banyuwangi

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mobilitas Kian Mudah, Rute Baru Kereta Sangkuriang Hubungkan Langsung Bandung–Banyuwangi Doc: ANTARA/ HO KAI Daop 2 Bandung
Ket. Rangkaian kereta melintas di Jalur Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

BANDUNG – Pengembangan rute baru kereta api mencerminkan upaya strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong efisiensi logistik nasional.

Kehadiran jalur baru tidak hanya memperluas akses mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menurunkan biaya distribusi barang, terutama di wilayah yang sebelumnya kurang terlayani transportasi massal.

Secara ekonomi, rute baru ini dapat menjadi katalis pertumbuhan kawasan, memicu munculnya pusat-pusat aktivitas baru, serta meningkatkan nilai tambah wilayah sekitar stasiun.

Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada integrasi dengan moda transportasi lain dan konsistensi permintaan penumpang maupun angkutan barang.

Tanpa perencanaan yang matang, risiko underutilization tetap ada, sehingga optimalisasi rute harus diiringi dengan pengembangan kawasan dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan.

PT Kereta Api Indonesia resmi membuka rute baru dengan KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang (Banyuwangi) yang memungkinkan masyarakat Jawa Barat menembus ujung timur Pulau Jawa secara langsung tanpa perlu transit untuk berganti kereta api.

Layanan yang mulai beroperasi pada 1 Mei 2026 ini, kata Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, memangkas kerumitan transit yang selama ini menjadi kendala mobilitas jarak jauh masyarakat menuju pelabuhan penyeberangan menuju Bali tersebut.

"Kami menghadirkan KA Sangkuriang sebagai solusi transportasi yang menghubungkan Bandung dengan berbagai kota penting di Pulau Jawa hingga Ketapang. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata," ujar Kuswardojo di Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/4).

Demi menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari pelancong beranggaran rendah hingga kelas atas, KAI menyediakan total 456 kursi dalam satu rangkaian.

Formasi tersebut mencakup 240 kursi kelas ekonomi, 200 kursi kelas eksekutif, serta 16 kursi eksklusif pada compartement class bagi pelanggan yang mengutamakan privasi.

Kuswardojo menegaskan bahwa kehadiran rute panjang ini bukan sekadar menambah pilihan perjalanan, melainkan strategi KAI dalam memperkuat konektivitas antarwilayah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Kereta api merupakan moda transportasi massal yang efisien dan rendah emisi. Dengan hadirnya layanan ini, kami berharap masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian jarak jauh," katanya.

Rute KA Sangkuriang dirancang melintasi kota-kota strategis di Jawa Tengah termasuk Yogyakarta sebelum berakhir di Ketapang. Pola perjalanan satu kali duduk ini diharapkan mampu mendongkrak minat masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke moda kereta api yang lebih tepat waktu.

Pemesanan tiket saat ini sudah dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi lainnya. KAI berharap inovasi ini menjadi katalisator bagi dinamika mobilitas masyarakat Jawa Barat yang semakin tinggi menuju destinasi wisata maupun pusat ekonomi di Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.