Inovasi Pohon Cair MPTree Masuk Tahap Uji Nyata di Pabrik Semen Merah Putih
📅 Selasa, 21 Apr 2026, 18:23 WIB | Oleh: Haryo BronoSeluruh sistem dilapisi panel komposit aluminium (ACP) dengan lapisan akhir hitam metalik doff, yang bersifat ringan, tahan korosi, dan sesuai untuk penggunaan jangka panjang di berbagai kondisi lingkungan.
Pemasangan prototipe MPTree di Pabrik Jatiasih dilakukan melalui prosedur teknis yang terukur dan efisien, mencakup tahap perakitan struktur, kalibrasi sistem sensor, pengisian media mikroalga, serta sinkronisasi panel kontrol fotobioreaktor.
Seluruh tahapan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan bahwa unit terintegrasi dengan baik dengan lingkungan operasional pabrik. Ventilasi, akses perawatan, serta keamanan sistem menjadi bagian dari pertimbangan utama dalam proses instalasi ini.
Dalam proyek percontohan ini, Semen Merah Putih melibatkan tim lintas disiplin, yakni kolaborasi antara pakar teknis internal dan spesialis bioteknologi dari AlgaePark, guna memastikan bahwa aspek mekanis, kontrol sistem, hingga stabilitas biologis mikroalga berjalan optimal sesuai standar sains dan keselamatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menjawab Tantangan Kualitas Udara
Kualitas udara buruk di Indonesia, terutama di kawasan perkotaan dan area dengan aktivitas industri serta transportasi tinggi, menjadi tantangan yang semakin kompleks. Keterbatasan ruang hijau membuat pendekatan penyerapan karbon konvensional sering kali tidak efektif dalam menjawab kebutuhan tersebut.
Dalam kondisi keterbatasan lahan, MPTree dirancang sebagai solusi efisien ruang dengan potensi penyerapan karbon yang tinggi. Secara ilmiah, mikroalga dikenal memiliki tingkat efisiensi fotosintesis yang dapat melampaui mekanisme pohon konvensional. Melalui sistem photobioreactor, proses tersebut dapat dikontrol dan dioptimalkan, sehingga memungkinkan pengukuran kinerja secara lebih presisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui uji coba ini, Semen Merah Putih menempatkan MPTree sebagai perangkat uji lapangan untuk mengumpulkan data penyerapan CO₂, stabilitas operasional, serta parameter lingkungan lainnya. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan potensi pengembangan dan penerapan teknologi ini dalam skala yang lebih luas.
Pembuktian Komitmen ESG Lewat Pengujian Nyata
Nyiayu menjelaskan bahwa pemasangan prototipe MPTree merupakan bagian dari pendekatan perusahaan dalam menerjemahkan komitmen keberlanjutan ke dalam langkah nyata yang dapat diuji dan diukur.
“Lewat MPTree, kami membuktikan komitmen keberlanjutan Semen Merah Putih melalui pengujian dan implementasi nyata di lapangan. Fokus kami saat ini adalah memahami kinerja teknologi ini secara menyeluruh, mengumpulkan data yang relevan, dan menjadikannya dasar bagi pengembangan solusi rendah karbon ke depan,” ujarnya.
Pemilihan Pabrik Jatiasih sebagai lokasi uji awal didasarkan pada karakteristik operasionalnya yang dinilai representatif. Melalui pengujian ini, perusahaan akan memperoleh data komprehensif terkait dampak lingkungan dan integrasi teknis, yang dapat menjadi acuan strategis untuk pengembangan selanjutnya.
Dalam mendukung stabilitas operasional, MPTree menggunakan sistem tenaga hibrida, yakni perpaduan panel surya dan jaringan PLN, sehingga dapat beroperasi selama 24 jam penuh. Sistem ini dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) yang terhubung dengan empat sensor utama untuk memantau berbagai parameter secara real time, mulai dari fluktuasi gas CO₂ dan O₂ hingga kondisi internal seperti suhu dan pH alga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!