Cegah Banjir, Banjarmasin Normalisasi Sungai Teluk Dalam dan Bangun Area Retensi
📅 Selasa, 21 Apr 2026, 12:35 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan normalisasi Sungai Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah untuk mengoptimalkan aliran sungai serta membangun area retensi guna mengurangi risiko banjir.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Selasa menyampaikan, wilayah Teluk Dalam masuk daerah rawan banjir bila terjadi intensitas hujan tinggi dan terjadi air pasang tinggi.
Karenanya, ungkap Yamin, Pemkot Banjarmasin menangani dengan melakukan pengerukan dasar sungai agar aliran air lebih lancar dan lebih optimal menampung air.
"Saat ini juga kita bersihkan dari berbagai sampah serta tumbuhan liar dan endapan lainnya," katanya.
Menurut dia, sungai tersebut juga diperlancar karena tersambung ke Sungai Zafri Zam Zam yang mengarah ke sungai besar Barito.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi saling terhubung ini, kita tangani semuanya," ucap Yamin.
Untuk mendukung pengerjaan normalisasi sungai ini, pemkot menurunkan satu unit alat berat ekskavator dan satu unit alat amfibi milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III.
Kedua alat tersebut digunakan untuk mempercepat proses pengerukan dan pembersihan sungai.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengembangan lanjutan berupa pelebaran alur sungai. Secara teknis, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk menentukan batas wilayah pekerjaan, termasuk penyesuaian dengan infrastruktur yang ada seperti tiang listrik dan bangunan di sekitar bantaran sungai.
Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan infrastruktur pengendalian banjir demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!