Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Gempa di NTT Siang Ini Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Gempa di NTT Siang Ini Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia Doc: ANTARA
Ket. Peta episentrum getaran gempa bumi bermagnitudo 6,0 di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/4/2026).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa siang, dipicu adanya aktivitas pada zona tumbukan Lempeng Indo-Australia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, di Jakarta, Selasa (21/4), menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas pada zona tumbukan Lempeng Indo-Australia," kata dia.

Rahmat merinci hasil analisis BMKG menunjukkan parameter pemutakhiran gempa tersebut memiliki magnitudo M5,7.

Episenter gempa terletak pada koordinat 9,22 derajat Lintang Selatan (LS) dan 124,16 derajat Bujur Timur (BT), tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 kilometer arah barat laut Timor Tengah Utara pada kedalaman 60 kilometer.

Gempa yang terjadi pada pukul 10.17 WIB tersebut dilaporkan berdampak dan dirasakan di daerah Atambua dengan skala intensitas III-IV MMI, serta daerah Maumere dengan skala intensitas III MMI, dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan truk berlalu.

Selain itu guncangan juga dirasakan di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kefamenanu, Malaka, Soe, Lembata, Larantuka, Alor, dan Ende, dengan skala intensitas II-III MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil monitoring BMKG mencatat telah terjadi satu kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M3,2 setidaknya sampai dengan pukul 10.45.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.