Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banyumas Percepat Penanganan RTLH untuk Turunkan Kemiskinan

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 14:28 WIB | Oleh:
Banyumas Percepat Penanganan RTLH untuk Turunkan Kemiskinan Doc: antara foto
Ket. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat Peluncuran Penanganan RTLH APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2026 di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Selasa (21/4).

BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Rumah tidak hanya aspek fisik sebagai tempat berlindung, tetapi juga memberikan kenyamanan mental, menjaga privasi, serta menjadi media pendidikan keluarga,” kata Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat Peluncuran Penanganan RTLH APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2026 di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Selasa (21/4).

Menurut dia, terpenuhinya kebutuhan dasar berupa rumah layak huni akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan keluarga.

Kendati demikian, ia mengakui persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan di Banyumas. Berdasarkan data tahun 2025, tingkat kemiskinan di Banyumas mencapai 11,15 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 9,39 persen.

“Kondisi ini menjadi alasan utama kami menjadikan program RTLH sebagai prioritas pembangunan,” katanya.

Ia mengatakan jumlah RTLH di Banyumas masih cukup banyak, sehingga perlu percepatan penanganan secara terencana dan berkelanjutan.

Pada tahun sebelumnya, Banyumas mendapatkan bantuan perbaikan RTLH dari Yayasan Buddha Tzu Chi sebanyak 500 unit dan Astra yang membantu 165 unit rumah.

“Ke depan masih ada potensi tambahan bantuan yang sedang dibahas,” katanya.

Hingga tahun 2025, kata dia, pemerintah daerah telah meningkatkan kualitas 28.885 unit RTLH. Capaian tersebut mendorong peningkatan indikator rumah layak huni di Banyumas menjadi 85,44 persen. Meskipun demikian, masih terdapat puluhan ribu RTLH yang perlu ditangani.

“Data sementara masih sekitar 60 ribuan, tetapi kami optimistis setelah verifikasi jumlahnya bisa di bawah 50 ribu,” katanya.

Ia menekankan percepatan penanganan RTLH membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun sektor swasta agar lebih cepat dan tepat sasaran.

Ditemui setelah acara, Bupati mengatakan Pemkab Banyumas juga menggandeng sektor swasta, seperti PT Sinar Tambang Artha Lestari (Semen Bima) dan Real Estat Indonesia (REI) dalam penanganan RTLH

“REI saat ini berkontribusi lima unit rumah, dan saya selaku anggota REI menyumbang satu unit melalui perusahaan saya. Kami dorong agar ke depan bisa minimal 10 unit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Banyumas Sakty Suprabowo mengatakan program RTLH tahun 2026 merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional tiga juta rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.