Rybakina Menggila di Stuttgart, Hancurkan Harapan Muchova dan Rebut Takhta Race to Riyadh
📅 Senin, 20 Apr 2026, 01:50 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Petenis tunggal putri nomor dua dunia, Elena Rybakina, berhasil mempertahankan dominasinya di lapangan tanah liat dengan merengkuh gelar juara WTA 500 Porsche Tennis Grand Prix 2026.
Bertanding di Stuttgart, Minggu (19/4), Rybakina menyudahi perlawanan petenis Ceko, Karolina Muchova, melalui kemenangan dua set langsung 7-5, 6-1 dalam waktu satu jam 18 menit. Kesuksesan ini tidak hanya menambah koleksi gelar tunggal WTA-nya menjadi 13 trofi, tetapi juga memecahkan pola unik kariernya dengan memenangi gelar di turnamen yang sama untuk pertama kalinya.
"Terima kasih kepada semua sponsor dan semua orang yang telah memungkinkan turnamen ini digelar. Rasanya seperti di rumah sendiri, dan ingin kembali setiap tahun," kata Rybakina saat penyerahan trofi, dikutip dari WTA.
Perjalanannya menuju trofi tidak mulus. Rybakina menyelesaikan pekan ini dengan tiga kemenangan straight-set, tetapi di antara kemenangan-kemenangan tersebut, ia harus menyelamatkan dua match point dalam pertandingan perempat final yang menegangkan selama tiga jam melawan Leylah Fernandez hanya untuk mencapai semifinal.
Namun, menjelang akhir pekan, petenis No.2 dunia itu kembali tampil maksimal, menutup turnamen dengan penuh percaya diri untuk mengamankan gelar tunggal WTA ke-13 dan yang kedua pada 2026. Ia meningkatkan catatannya menjadi 13-12 di final sepanjang kariernya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan terbaru Rybakina tersebut memberinya enam gelar WTA 500 dan lima gelar di lapangan tanah liat. Juara Grand Slam dua kali itu juga memiliki dua trofi WTA 1000 dan satu gelar WTA Finals.
Pertandingan final melawan Muchova sangat mirip dengan kemenangan semifinal Rybakina atas Mirra Andreeva.
Tidak hanya dari segi skor, dalam pertandingan itu, ia mematahkan servis lawan di awal untuk membangun keunggulan di set pertama, kemudian servisnya dipatahkan kembali, dan kedudukan imbang 5-5 sebelum memenangi dua gim terakhir untuk merebut set tersebut.
Melawan Muchova, sebuah break di awal membantunya membangun keunggulan 5-2 di set pembuka. Muchova mempertahankan servisnya dan kemudian mematahkan servis Rybakina untuk skor 5-4 saat Rybakina melakukan servis untuk set tersebut, lalu menyamakan kedudukan menjadi 5-5, sebelum Rybakina kembali merebut dua gim terakhir untuk menutup set.
Secara statistik juga hampir identik. Rybakina mencetak 23 winner dan 18 unforced error, serta memenangkan 83 persen poin servis pertamanya melawan Andreeva.
Di final, ia mencatatkan 24 winner, 19 unforced error, dan memenangkan 78 persen poin servis pertamanya. Ia mematahkan servis lawan empat kali di setiap pertandingan.
Gelar tersebut juga memperkuat posisi Rybakina di peringkat No.2 WTA, tetapi yang lebih penting, kemenangan itu juga akan membawanya ke posisi teratas dalam Race to Riyadh, mengungguli Aryna Sabalenka untuk saat ini.
Kesuksesan tersebut juga membawa Rybakina ke posisi yang sangat baik menjelang rangkaian turnamen utama tanah liat, yakni WTA 1000 Madrid dan Roma, juga Grand Slam Roland Garros.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!