Antisipasi Dampak El Nino, Kementan Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Irigasi dan Benih
📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain pompanisasi, pemerintah juga mengalokasikan sekitar Rp2 triliun untuk penyediaan benih unggul tahan kekeringan guna mendukung peningkatan indeks pertanaman di berbagai wilayah.
"Bantuannya sudah jalan, kita anggarkan semuanya, estimasi Rp2 triliunan," ucap Amran.
Benih tersebut dirancang untuk mempercepat masa tanam serta memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.
Program bantuan benih difokuskan pada wilayah upland atau lahan tadah hujan yang selama ini hanya mampu ditanami sekali dalam setahun akibat keterbatasan sumber air.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Benih kekeringan kita bantu khususnya yang naikkan IP (Indeks Pertanaman). Dari satu menjadi dua kali, kita memberi benih yang tahan kekeringan dan umurnya agak pendek (benih padi)," jelasnya.
Dengan dukungan pompanisasi dan akses air tambahan, lahan tersebut diharapkan dapat dioptimalkan sehingga produktivitas meningkat tanpa bergantung sepenuhnya pada curah hujan musiman.
Ia juga menekankan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta seperti TNI/Polri menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan iklim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, capaian produksi padi saat ini cukup signifikan dengan stok cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,9 juta ton dan diproyeksikan menembus 5 juta ton dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah optimistis berbagai langkah mitigasi yang dilakukan mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!