Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Mengarah ke Barat Daya

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Mengarah ke Barat Daya Doc: PVMBG
Ket. Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan 700 meter di atas puncak dan abu vulkanik mengarah ke arah barat daya pada Sabtu (18/4/2026) pagi.

LUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan abu vulkanik mengarah ke barat daya pada Sabtu (18/4) pagi.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu pukul 05.26 WIB dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya tinggi kolom letusan Gunung Semeru teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau ketinggian 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung.

Berdasarkan data petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi sebanyak enam kali pada Sabtu selama enam jam terakhir sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB dengan tinggi letusan mulai 300 meter hingga 700 meter di atas puncak.

Untuk pengamatan kegempaan dalam periode yang sama tercatat 11 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 mm, dan lama gempa 94-152 detik, kemudian satu kali gempa embusan dengan amplitudo 6 mm dan lama gempa 32 detik, serta satu kali harmonik dengan amplitudo 7 mm dan lama gempa 214 detik.

Liswanto menjelaskan bahwa Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

48 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.