Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Kandung Laporkan Perawat RSHS Bandung ke Polisi Buntut Bayi Nyaris Tertukar

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 14:09 WIB | Oleh:
Ibu Kandung Laporkan Perawat RSHS Bandung ke Polisi Buntut Bayi Nyaris Tertukar Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Nina Saleha saat melaporkan seorang perawat berinisial N atas dugaan percobaan penculikan bayi ke Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (17/4).

BANDUNG - Ibu yang nyaris kehilangan bayinya karena diduga tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Nina Saleha resmi melaporkan seorang perawat berinisial N atas dugaan percobaan penculikan bayi ke Polda Jawa Barat.

Kuasa hukum Nina Saleha, Mira Widyawati, menjelaskan laporan tersebut dibuat setelah pihaknya berkonsultasi dengan Direktorat PPA dan TPPO Polda Jawa Barat.

“Jadi kemarin Ibu Nina Soleha berniat untuk membuatkan LP terlapornya perawat N dan barusan kita komunikasi konsultasi dulu dengan Polda Jabar dan direkomen untuk membuat laporan polisi terkait dengan Pasal 450 dan 452 KUHP,” kata Nina di Bandung, Jumat.

Ia menyebut laporan awal mengarah pada dugaan percobaan penculikan, meski tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke tindak pidana lain, termasuk dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Dikembangkan. Tadi memang arahnya ke situ (TPPO) tapi setelah didiskusikan mungkin untuk awal seperti itu dulu,” katanya.

Mira menegaskan laporan tersebut ditujukan kepada individu, bukan institusi rumah sakit. Namun, pihaknya mendorong penyidik untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami ingin CCTV dibuka agar tidak ada polemik. Nanti penyidik yang akan menentukan pihak-pihak mana saja yang perlu dimintai keterangan,” ujarnya.

Terkait uji DNA, Mira menyebut kliennya masih mempertimbangkan, namun meyakini bayi tersebut adalah anaknya berdasarkan tanda-tanda yang dikenali.

Sebelumnya, seorang ibu atas nama Nina Saleha membagikan pengalaman atas kelalaian seorang perawat di RSHS Bandung melalui media sosial Tiktok.

Nina diketahui baru melahirkan dan mengaku hampir saja kehilangan bayinya di ruang perawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Pasalnya, saat akan membawa pulang, bayinya tengah digendong diduga oleh orang tidak dikenal yang diserahkan oleh salah satu perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung saat dirinya sedang pergi makan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.