Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kota Pekalongan Percepat Vaksinasi Campak pada Tenaga Kesehatan

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 12:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Pekalongan Percepat Vaksinasi Campak pada Tenaga Kesehatan Doc: ANTARA
Ket. Petugas Dinas Kesehatan Kota Pekalongan sedsng melakukan vaksinasi pada anak di Pekalongan, belum lama ini.

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi campak pada tenaga kesehatan sebagai langkah pencegahan (preventif) menghadapi peningkatan kasus campak di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, di Pekalongan, Kamis (16/4), mengatakan pihaknya menargetkan vaksinasi campak bagi kelompok prioritas, seperti dokter, dokter gigi, spesialis, bidan, perawat, ahli gizi, serta seluruh petugas yang menunjang pelayanan kesehatan untuk mencegah mereka terpapar penyakit menular itu.

"Vaksinasi ditargetkan mulai berjalan pada akhir April 2026, dengan fokus pada perlindungan petugas layanan kesehatan yang berisiko tinggi terpapar penyakit menular," katanya.

Menurut dia, vaksinasi campak memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan kekebalan individu bagi petugas kesehatan yang sehari-hari berinteraksi dengan berbagai jenis penyakit.

Namun, kata dia, dengan mereka sudah melakukan imunisasi, risiko penularan dapat ditekan, baik kepada diri sendiri maupun kepada pasien dan lingkungan sekitar.

"Dengan memiliki kekebalan, petugas kesehatan dapat tetap sehat dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. Selain itu, mereka juga berperan dalam mencegah transmisi penyakit dan berkontribusi terhadap terbentuknya kekebalan kelompok," katanya.

Ia yang didampingi Programmer Imunisasi, Samsiyah Ratnawati, mengatakan di tingkat daerah perkembangan kasus campak sudah menjadi fokus perhatian.

Pada 2026, kata dia, penyebaran penyakit campak di Jawa Tengah tercatat 11 kasus pada anak, yang seluruhnya memerlukan perawatan di rumah sakit.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan validasi data sasaran untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi sekaligus melakukan sosialisasi sesuai surat edaran dari Kementerian Kesehatan.

"Kami juga telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan sedang melakukan sosialisasi. Selanjutnya, kami menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah provinsi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Danantara Terbitkan Obligas...

Piala Dunia, Son Siap Pimpin Korea Menghadapi Ceko

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Son Siap Pimpi...
Megapolitan
Kebakaran Landa Dua Area Ja...
Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 12 J...
Megapolitan
Ayo ke Jakarta Fair, Membid...
Megapolitan
Efek Domino Korupsi MBG, Ka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.