Barantin Ungkap Nilai Fantastis: Ekspor Raya Durian Sulteng Capai Puluhan Miliar!
Kamis, 16 Apr 2026, 17:40 WIBPALU â Ekspor durian mencerminkan transformasi komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi di pasar global.
Permintaan yang kuat dari negara-negara Asia, terutama untuk varietas premium, membuka peluang besar bagi peningkatan devisa sekaligus memperluas pasar bagi petani.
Dalam konteks ini, durian tidak lagi sekadar hasil pertanian musiman, melainkan komoditas strategis yang memerlukan pengelolaan rantai pasok secara profesional.
Namun, daya saing ekspor durian sangat ditentukan oleh konsistensi kualitas, standar karantina, serta kemampuan menjaga kontinuitas pasokan.
Tantangan utama terletak pada fragmentasi produksi di tingkat petani, keterbatasan infrastruktur pascapanen, dan fluktuasi hasil panen. Tanpa penguatan pada aspek ini, peluang pasar global berisiko tidak termanfaatkan secara optimal.
Karena itu, pengembangan ekspor durian perlu didorong melalui integrasi hulu-hilir, mulai dari budidaya berbasis standar, pengolahan, hingga logistik rantai dingin.
Dukungan kebijakan, kemitraan dengan pelaku usaha, serta akses pembiayaan menjadi faktor kunci agar durian mampu bersaing di pasar internasional dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Balai Karantina Indonesia (Barantin) mengatakan nilai pasar durian asal Sulawesi Tengah (Sulteng) pada kegiatan yang dikemas dalam ekspor raya ke Tiongkok sebesar Rp42,5 miliar.
"Kami ingin Sulteng menjadi daerah eksportir komoditas durian nasional, maka konsistensi itu harus dijaga dan dikembangkan," kata Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Berani Ekspor Raya Durian ke Tiongkok di Palu, Kamis (16/4).
Ia mengemukakan volume durian pada kegiatan Berani Ekspor Raya mencapai 459 ton atau sebanyak 17 kontainer.
Kemudian sejak Januari hingga April 2026, Sulteng telah mengirim durian beku ke pasar negeri tirai bambu sebanyak 151 kontainer dengan nilai ekspor mencapai Rp377,5 miliar.
"Durian menjadi sumber ekonomi baru, maka Sulteng harus mempertahankan sebagai daerah sentra, kami di pemerintah pusat siap mendukung kelancaran ekspor hortikultura," ujarnya.
Sebagai implementasi dukungan itu, ia menginstruksikan pihaknya di daerah membentuk tim satuan tugas (satgas) mengawal proses ekspor, karena tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang mencoba menggagalkan kelancaran ekspor.
Ia juga meminta peran aktif pemerintah daerah (pemda) mengawal setiap proses pengiriman produk, sekaligus memberdayakan petani tentang budi daya durian yang baik dan benar, termasuk membatu sertifikasi kebun durian.
"Target ekspor Durian Montong asal Sulteng tahun 2026 dengan volume 8.100 ton atau senilai Rp750 miliar," ucap Sahat.
Ia menambahkan permintaan durian di Tiongkok sangat besar mencapai 8 miliar dolar AS atau setara Rp137 triliun per tahun dengan varietas unggulan, maka Indonesia sebagai pemain ekspor komoditas durian harus memanfaatkan peluang tersebut.
"Indonesia optimistis mampu merebut 5-10 persen pangsa pasar di sana dengan potensi devisa Rp6,4 hingga Rp12,8 triliun per tahun," paparnya.
Ia menambahkan sejak Januari 2025 total jumlah pohon durian di Sulteng sekitar 3,7 juta pohon dengan populasi produktif sejumlah 1,2 juta pohon dan belum produktif sejumlah 2,2 juta pohon.
"Potensi produksi durian di provinsi itu sebanyak 95.140 ton tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dengan dominasi sentra durian berada di Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, menurut data BPS Sulteng 2025," kata dia.
- Sulawesi Tengah
- ekspor durian
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina Kembali Tegaskan Komitmen Dukung Transisi Energi Nasional Lewat Percepatan Agenda NZE
-
Klub Besar Prancis Rela Keluarkan Rp56 Miliar untuk Bek Timnas Indonesia
-
OJK: Generasi Muda Dominasi Investor Pasar Modal Indonesia
-
Dugaan Keracunan MBG di Lombok Timur, Dinkes Turunkan Tim Investigasi
-
Disdikpora Kudus Buka Posko Layanan Aduan SPMB SMP
-
Hadapi Tantangan, IPA Optimistis dengan Masa Depan Industri Hulu Migas, Tapi ada Syaratnya!
-
5K Disco Run, Ajang Lari dengan Nuansa Nostalgia Era 80-a Segera Hadir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.