OJK: Generasi Muda Dominasi Investor Pasar Modal Indonesia

Kamis, 01 Jan 2026, 00:10 WIB

JAKARTA - Jumlah investor pasar modal Indonesia hingga akhir tahun 2025 tembus 20,22 juta investor. Mayoritas investor didominasi oleh generasi muda dengan usia dibawah 40 tahun.

“Jumlah investor berdasarkan Single Investor Id entification (SID) sampai 23 Desember 2025 luar biasa dan melebihi target. Tahun ini terjadi penambahan 5,34 juta investor baru, sehingga total SID saat ini sebanyak 20,22 juta SID,” kata Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Eddy Manindo Harahap dalam Konferensi Pers Akhir Tahun Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (30/12).

Ket. Foto: Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Eddy Manindo Harahap (kedua dari kanan)  — Sumber: RRI/Magdalena Krisnawati

Penambahan jumlah investor di tahun 2025 sebesar 5,34 investor, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2024. Tahun lalu penambahan investor baru hanya sebesar 2,7 juta investor.

“Upaya ini menegaskan keberhasilan inklusi keuangan yang telah kita lakukan bersama-sama,” ucap Eddy. Yang menggembirakan, lanjutnya, jumlah investor yang didominasi generasi muda dengan usia di bawah 40 tahun.

“Jumlah mencakup 79 persen dari total investor. Ini menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia untuk mendorong pertumbuhan pasar modal ke depan,” ujar Eddy.

Pada Kesempatan yang sama, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Samsul Hidayat menyampaikan profil investor pasar modal Indonesia. Menurutnya, sebanyak 52,59 persen investor berusia di bawah 30 tahun.

“Mayoritas investor, 66,25 persen berjenis kelamin laki-laki, 66,2 persen bekerja sebagai pegawai. Sebanyak 57,29 persen investor berpenghasilan 10 juta hingga 100 juta per bulan,” ujar Samsul

Selain itu, sekitar 15,15 persen investor hanya lulusan SMA atau sederajat. Penambahan jumlah investor baru yang cukup signifikan di tahun 2025, menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat pada pasar modal Indonesia.

Dari data KSEI, lima provinsi dengan pertumbuhan investor terbesar  adalah Sumatera Selatan, Aceh, Riau, Kalimantan Tengah dan Jambi. Lima provinsi dengan pertumbuhan aset terbesar adalah Sulawesi Barat, Banten, Jambi, Kepulauan Riau dan Maluku.

Dari 20,22 juta investor pasar modal, jumlah investor saham sebanyak 8,5 juta dan investor reksadana sebanyak 19 juta. Sedangkan investor Surat Berharga Negara sebanyak 1,4 juta.

Sedangkan dari komposisinya, 99 persen investor pasar modal Indonesia didominasi oleh investor lokal. Selebihnya sekitar 0,22 persen adalah investor asing. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.