Hadapi Tantangan, IPA Optimistis dengan Masa Depan Industri Hulu Migas, Tapi ada Syaratnya!

Senin, 26 Jan 2026, 14:24 WIB

JAKARTA-Indonesian Petroleum Association (IPA) menegaskan optimisme terhadap masa depan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional di tengah tantangan global, kebutuhan ketahanan energi, serta agenda transisi energi. 

Vice President IPA, Ronald Gunawan mengatakan ketahanan energi nasional tetap menjadi agenda strategis pemerintah dan industri, dengan target jangka panjang yang ambisius namun realistis apabila didukung oleh kebijakan yang tepat dan iklim investasi yang kompetitif. Ia menekankan bahwa target produksi nasional sebesar 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari merupakan cita-cita yang mencerminkan komitmen Indonesia terhadap kemandirian energi.

Ket. Foto: Chairperson Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex 2026, Teresita Listyani — Sumber: istimewa

“Kami melihat target tersebut sebagai aspirasi yang positif. Yang terpenting adalah bagaimana roadmap pemerintah untuk mencapainya, terutama melalui percepatan eksplorasi dan pengembangan lapangan baru,” ujar Ronald dalam kegiatan media visit ke redaksi media beberapa waktu lalu. Menurutnya, sebagian besar lapangan migas yang telah beroperasi di wilayah konvensional seperti Sumatra, Jawa, dan Kalimantan telah mengalami penurunan produksi sehingga eksplorasi menjadi kunci utama keberlanjutan industri.

Ronald juga menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, minat investor terhadap sektor hulu migas Indonesia mulai menunjukkan tren pemulihan. Kembalinya sejumlah perusahaan internasional serta meningkatnya ketertarikan pemain baru mencerminkan tumbuhnya kepercayaan terhadap stabilitas iklim investasi di Indonesia. Namun demikian, ia menegaskan bahwa investasi migas bersifat jangka panjang dan sangat bergantung pada kepastian fiskal, stabilitas regulasi, serta jaminan keamanan.

“Indonesia memiliki keunggulan kompetitif berupa stabilitas nasional, ketersediaan sumber daya alam, serta kualitas sumber daya manusia yang baik. Tantangannya adalah menciptakan lingkungan usaha yang semakin kompetitif, termasuk penyederhanaan perizinan dan pembaruan regulasi,” tambahnya.

 IPA, lanjut Ronald, terus mendorong diselesaikannya Revisi Undang-Undang Migas agar lebih adaptif terhadap tantangan dan kondisi sektor hulu migas saat ini serta memberikan kepastian hukum bagi investor.

Momentum refleksi

Sementara itu, Chairperson IPA Convex 2026, Teresita Listyani, menjelaskan bahwa penyelenggaraan IPA Convex ke-50 ini bukan sekadar perayaan historis, tetapi menjadi momentum refleksi dan aksi untuk membentuk masa depan industri energi Indonesia. Mengusung tema “50 Years of Energy Partnership: Shaping the Next Era for Advancing Growth”, IPA Convex 2026 akan menjadi platform strategis untuk dialog kebijakan, pertukaran gagasan, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“Refleksi tanpa aksi hanya akan menjadi nostalgia. Karena itu, IPA Convex 2026 dirancang untuk mendorong solusi nyata atas tantangan industri, mulai dari investasi, teknologi, hingga transisi energi,” ujar Teresita. Ia menambahkan, partisipasi dalam IPA Convex menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, baik dari sisi jumlah delegasi, negara peserta, exhibitor, maupun jurnalis.

Melalui Media Visit ini, IPA menegaskan peran strategis media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan konstruktif mengenai industri hulu migas. IPA berharap, rangkaian kegiatan menuju IPA Convex ke-50 dapat memperkuat pemahaman publik bahwa industri hulu migas tetap memiliki peran penting dalam menopang ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.