Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Besar Tewaskan 7 Orang di Republik Dominika, 30.000 Warga Terpaksa Mengungsi

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 09:45 WIB | Oleh:
Banjir Besar Tewaskan 7 Orang di Republik Dominika, 30.000 Warga Terpaksa Mengungsi Doc: Dominican Today
Ket. Hujan lebat dan banjir di Republik Dominika telah menewaskan tujuh orang dan menyebabkan lebih dari 30.000 orang mengungsi sejak pekan lalu,

SANTO DOMINGO - Hujan lebat dan banjir di Republik Dominika telah menewaskan tujuh orang dan menyebabkan lebih dari 30.000 orang mengungsi sejak pekan lalu, kata para pejabat kepada AFP pada hari Rabu (15/4).

Badai dahsyat yang dimulai pada 7 April terus melanda negara Karibia tersebut, pihak berwenang tetap waspada meskipun intensitas curah hujan mereda dalam beberapa jam terakhir.

"Lima jenazah telah ditemukan," kata direktur pertahanan sipil Juan Salas kepada AFP, menambah dua kematian pekan lalu.

Badan Pertahanan Sipil menemukan jenazah seorang anak laki-laki berusia tiga tahun di Puerto Plata dan seorang pria berusia 32 tahun di Santo Domingo , keduanya hanyut terbawa arus sungai. Korban jiwa ini menambah dua kematian yang dilaporkan sebelumnya, termasuk seorang gadis berusia satu tahun yang tewas ketika tembok runtuh saat hujan lebat.

Pusat Operasi Darurat melaporkan setidaknya 30.500 orang telah mengungsi dan terpaksa meninggalkan rumah mereka, lebih dari 6.100 rumah telah terdampak. Sementara lebih dari satu juta orang tidak memiliki akses air minum dan 28 komunitas masih terisolasi. Pihak berwenang telah menetapkan 28 dari 32 provinsi di negara itu dalam status siaga karena situasi yang sedang berlangsung.

Petugas cuaca memperingatkan bahwa curah hujan akan terus berlanjut dalam beberapa jam mendatang, menyusul banjir parah awal pekan ini, terutama di ibu kota, di mana peringatan kuning masih berlaku.

Ahli meteorologi setempat memperkirakan akan terjadi lebih banyak hujan dan hujan es dalam beberapa hari mendatang.

Hujan deras mengguyur seluruh pulau Hispaniola, yang wilayahnya dibagi antara Republik Dominika dan Haiti, di mana setidaknya 12 orang tewas sejak Sabtu, menurut pejabat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

48 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.