IMF, Bank Dunia, dan IEA Desak Negara-negara Hentikan Penimbunan Energi
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiKedua lembaga tersebut memperkirakan akan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global sekaligus menaikkan estimasi inflasi akibat dampak perang. IMF dijadwalkan merilis proyeksi terbaru pada 14 April, sementara IEA akan mengumumkan laporan pasar minyak bulanan.
Untuk menjaga stabilitas, IEA telah melepaskan sekitar 400 juta barel minyak dari cadangan strategisnya dan siap mengambil langkah tambahan jika diperlukan.
“400 juta hanya 20 persen dari cadangan kami. Kami masih memiliki 80 persen di saku kami,” kata Birol.
“Kami sedang menilai situasi, dan jika dan ketika kami memutuskan sudah waktunya, kami siap untuk bertindak dan bertindak segera,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kondisi ini, dunia menghadapi tekanan besar dari sisi energi, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi, yang berpotensi berkembang menjadi krisis global jika tidak ditangani secara kolektif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!