Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IBM dan Arm Kolaborasi Kembangkan Komputasi Enterprise Dual-Arsitektur untuk Beban Kerja AI

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 15:20 WIB | Oleh:
IBM dan Arm Kolaborasi Kembangkan Komputasi Enterprise Dual-Arsitektur untuk Beban Kerja AI Doc: IBM
Ket. Sebuah kantor IBM. Perusahaan ini menjadi kerja sama dengan Holdings untuk menghadirkan teknologi komputasi enterprise baru yang fleksibel, aman, dan siap mendukung beban kerja AI serta data intensif.

JAKARTA — IBM mengumumkan kolaborasi strategis dengan Arm Holdings untuk mengembangkan teknologi komputasi enterprise generasi baru yang dirancang mendukung beban kerja kecerdasan buatan (AI) dan data intensif. Kemitraan ini difokuskan pada penguatan fleksibilitas infrastruktur tanpa mengorbankan keandalan dan keamanan sistem mission-critical.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan perangkat keras dengan pendekatan dual-arsitektur, yang memungkinkan perusahaan memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola workload modern. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan dalam merespons kebutuhan enterprise yang terus berkembang seiring meningkatnya adopsi AI dalam proses bisnis inti.

Selama ini, IBM dikenal memiliki kapabilitas dalam desain sistem terintegrasi, mulai dari tingkat silikon hingga perangkat lunak dan keamanan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menghadirkan solusi yang mampu mendukung operasional berskala besar dengan tingkat keandalan tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir, IBM juga terus berinvestasi pada platform perangkat keras seperti prosesor Telum II dan Spyre Accelerator guna mempercepat implementasi AI dari tahap eksperimen ke penggunaan nyata di lingkungan bisnis.

Di sisi lain, Arm membawa keunggulan dalam arsitektur prosesor hemat energi yang telah didukung oleh ekosistem perangkat lunak luas. Kombinasi kekuatan kedua perusahaan diharapkan dapat menghadirkan platform komputasi yang lebih adaptif dan siap menghadapi kebutuhan masa depan.

Executive Vice President Cloud AI Business Unit Arm, Mohamed Awad, mengatakan, seiring dengan perusahaan yang semakin memperluas pemanfaatan AI dan memodernisasi infrastruktur mereka, luasnya ekosistem perangkat lunak ARM memungkinkan berbagai workload dijalankan di lebih banyak jenis platform.

“Kolaborasi kami dengan IBM melanjutkan perkembangan ini dengan membawa ekosistem ARM ke lingkungan enterprise yang sangat krusial, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih bagi organisasi dalam menerapkan dan mengembangkan workload tersebut,” ucapnya melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (15/4).

Sementara itu, Chief Product Officer IBM Z dan LinuxONE, Tina Tarquinio, menegaskan, kolaborasi ini merupakan kelanjutan alami dari kepemimpinan IBM dalam inovasi perangkat keras dan sistem. Hal ini mencerminkan pendekatan IBM yang secara konsisten mengantisipasi kebutuhan enterprise jauh sebelum terjadi perubahan besar di pasar, dengan mengembangkan kapabilitas lebih awal agar klien siap menghadapi munculnya workload dan model bisnis baru.

“Tujuan kami adalah memperluas pilihan perangkat lunak dan meningkatkan kinerja sistem, sambil tetap menjaga keandalan dan keamanan yang diharapkan klien,” ungkapnya.

Kolaborasi ini mencakup tiga fokus utama. Pertama, pengembangan teknologi virtualisasi yang memungkinkan aplikasi berbasis Arm berjalan di platform komputasi enterprise milik IBM. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kompatibilitas perangkat lunak sekaligus mempermudah integrasi aplikasi.

Kedua, kedua perusahaan mengeksplorasi pendekatan baru dalam membangun infrastruktur yang mampu memenuhi kebutuhan ketersediaan tinggi, keamanan, serta kedaulatan data. Hal ini mencakup pengembangan sistem yang dapat menjalankan aplikasi Arm tanpa mengurangi standar keandalan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Ketiga, kolaborasi juga diarahkan pada penguatan ekosistem jangka panjang melalui pengembangan lapisan teknologi bersama antar platform. Dengan pendekatan ini, perusahaan diharapkan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengadopsi arsitektur baru tanpa harus meninggalkan investasi teknologi yang telah ada.

Founder dan CEO Moor Insights & Strategy, Patrick Moorhead, menilai, infrastruktur enterprise kini memasuki fase baru, di mana fleksibilitas, kemudahan memindahkan workload, dan luasnya jangkauan ekosistem menjadi sama pentingnya dengan kinerja dan keandalan. Seiring AI dan aplikasi berbasis data intensif terus mengubah kebutuhan, organisasi mencari platform yang dapat berkembang tanpa harus menghadapi kompromi yang mengganggu operasional.

“Apa yang ditunjukkan IBM dan ARM menjadi langkah penting menuju arah tersebut, sekaligus membuka cara pandang baru bagi perusahaan dalam menerapkan dan mengembangkan workload modern. Meski dampak penuhnya masih akan terlihat seiring waktu, hal ini mencerminkan tingkat investasi yang lebih dalam pada inovasi platform jangka panjang dan pengembangan ekosistem dibandingkan yang umumnya terlihat pada tahap ini,” paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI Luncurkan Platform Space Digital

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Platform S...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.