Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop: Kopdes Merah Putih Didorong Jadi Senjata Utama Tekan Kemiskinan Ekstrem

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:56 WIB | Oleh:
Menkop: Kopdes Merah Putih Didorong Jadi Senjata Utama Tekan Kemiskinan Ekstrem Doc: Humas Kemenkop
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat melakukan pertemuan dengan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di kantor Kemenkop, Jakarta Selatan, Senin (13/4)

JAKARTA - Pemerintah memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen utama dalam menekan angka kemiskinan. Khususnya untuk menekan kemiskinan masyarakat di wilayah pedesaan.

Atas hal tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono bertemu dengan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Senin (13/4).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi.

“Kopdes Merah Putih dipastikan menjadi instrumen penting dalam mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen. Dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ferry.

Ia menjelaskan, koperasi akan berperan sebagai offtaker yang menyerap berbagai hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan. Dengan demikian, masyarakat memiliki kepastian pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Selain itu, Kementerian Koperasi juga menggandeng Kementerian Sosial untuk melibatkan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai anggota Kopdes. Melalui skema ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga diberdayakan secara ekonomi dan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU).

“Langkah ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terutama bagi kelompok desil 1 dan desil 2, agar segera keluar dari kategori sangat miskin dan miskin,” ucap dia.

Sementara itu, Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong koperasi menjadi kekuatan ekonomi nasional. Dan nantinya mampu menjawab tantangan kemiskinan dan kemandirian bangsa.

“Kopdes akan menggerakkan ekonomi rakyat dari desa. Kemudian memastikan kapasitas produksi meningkat, dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar dia.

Ia menambahkan, Kopdes juga akan menjadi pusat pertumbuhan produk lokal berbasis desa. Mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif, guna memperkuat pasar domestik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Rupiah Rentan Tertekan - 15 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 15...
Olahraga
Tekuk Parma 2-1, Como 1907 ...

Atasi Torino 2-0, AS Roma Nangkring di Puncak

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atasi Torino 2-0, AS Roma N...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.