Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Kondisi El Nino, Kementerian ESDM Bersama Pemda Kolaborasi untuk Mitigasi Penyaluran BBM

📅 Senin, 05 Okt 2026, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Tengah Kondisi El Nino, Kementerian ESDM Bersama Pemda Kolaborasi untuk Mitigasi Penyaluran BBM Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Sejumlah warga saat membeli BBM di sebuah SPBU di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, pada Minggu malam sekitar pukul 23.40 WITA, 13 September 2026.

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) untuk memitigasi tantangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi El Nino.

“Kami selalu bekerja sama dengan Pemda dalam rangka memitigasi kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, dipantau dari kanal resmi Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (05/10).

Laode menjelaskan antrean panjang pembelian BBM yang terjadi di sejumlah daerah bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM, melainkan oleh kondisi El Nino.

Sungai yang menjadi surut dan mengering akibat fenomena El Nino lantas memengaruhi distribusi BBM yang biasanya menggunakan kapal-kapal. Sebagai gantinya, distribusi BBM lantas dipasok menggunakan truk tangki.

“Truk ini kapasitasnya tidak sebesar kalau kita mengirimkan menggunakan kapal di sungai. Ini salah satu contoh kenapa terjadi antrean,” kata Laode.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa antrean panjang tidak disebabkan oleh kelangkaan stok BBM, melainkan akibat terhambatnya distribusi BBM di tengah fenomena El Nino.

“Jadi, kalaupun kemudian terjadi antrean, antrean lebih disebabkan oleh kondisi El Nino, bukan karena ketahanan stok,” ucap Laode.

Sebelumnya, Laode menyampaikan melakukan metode ‘hunting’ atau mencari negara-negara yang memiliki stok bahan bakar minyak (BBM) berlebih, untuk menjaga stok BBM nasional.

Metode tersebut berbeda dengan metode pengadaan BBM sebelumnya, yakni dengan lelang. Adapun yang melatarbelakangi perubahan metode adalah ketiadaan peserta lelang sejak terjadinya konflik di Timur Tengah.

Imbasnya, Laode mengatakan harga BBM yang dibeli berpotensi menjadi lebih tinggi daripada harga BBM ketika melakukan pengadaan biasa.

Meskipun demikian, Laode menegaskan metode ‘hunting’ memungkinkan Indonesia untuk menjaga ketahanan stok BBM untuk 18–20 hari ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Trump Luncurkan 'Pasukan In...

Harga Cabai Rawit Rp103.250/Kg, Telur Ayam Rp31.850/Kg

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp103.250...
Ekonomi
Berikut Harga BBM Per 5 Okt...
Nasional
Prabowo Anugerahi Bintang M...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.