Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan El Nino Godzilla, Tapi Fenomena Ini yang Bakal Muncul di Semester Kedua 2026

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:36 WIB | Oleh:
Bukan El Nino Godzilla, Tapi Fenomena Ini yang Bakal Muncul di Semester Kedua 2026 Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Analisis dan prediksi ENSO.

CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa fenomena iklim ekstrem yang kerap dijuluki "El Nino Godzilla" tidak akan terjadi di Indonesia pada tahun 2026. 

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa sore, mengatakan hingga semester pertama 2026 kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) masih berada pada fase netral.

“Memasuki semester kedua, ENSO berpotensi menuju El Nino lemah atau bahkan moderat dengan peluang sekitar 55 persen, terutama mulai periode Juni hingga Agustus,” katanya.

Ia mengatakan ENSO merupakan fenomena iklim global yang terjadi akibat interaksi antara laut dan atmosfer di Samudra Pasifik tropis, yang ditandai dengan perubahan suhu permukaan laut dan tekanan udara.

Fenomena tersebut memiliki tiga fase utama, yakni El Nino, La Nina, dan Netral. El Nino ditandai dengan anomali suhu permukaan laut positif di wilayah ekuator Pasifik tengah (Nino 3,4), sedangkan La Nina merupakan kondisi sebaliknya dengan anomali negatif.

Menurut dia, dampak El Nino di Indonesia umumnya berupa penurunan curah hujan, meskipun sangat dipengaruhi oleh kondisi suhu perairan di wilayah Indonesia.

“Jika suhu perairan Indonesia cukup dingin, El Nino dapat mengurangi curah hujan secara signifikan. Namun jika suhu perairan relatif hangat, dampaknya bisa tidak terlalu terasa,” katanya.

Sementara itu, kata dia, La Nina cenderung meningkatkan curah hujan di Indonesia, terutama jika diikuti dengan menghangatnya suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia.

Ia mengatakan kekuatan El Nino diukur berdasarkan anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3,4. El Nino dikategorikan lemah jika anomali berada pada kisaran 0,5-0,9 derajat Celcius, moderat 1,0-1,4 derajat Celcius, kuat 1,5-1,9 derajat Celcius, dan sangat kuat jika mencapai atau melebihi 2,0 derajat Celcius.

Ia menegaskan istilah El Nino Godzilla bukan merupakan istilah resmi dari BMKG, melainkan istilah populer yang merujuk pada kejadian super El Nino seperti yang terjadi pada tahun 1997 dan 2015.

“BMKG tidak pernah merilis istilah El Nino Godzilla. Itu hanya istilah publik untuk menggambarkan El Nino yang sangat kuat dengan anomali suhu lebih dari 2 derajat Celcius,” katanya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pada 2026 tidak terdapat indikasi menuju super El Nino, melainkan hanya potensi El Nino lemah yang mulai berkembang pada semester kedua.

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi penurunan curah hujan di sejumlah wilayah, khususnya yang rawan kekeringan, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

“Informasi perkembangan ENSO akan terus kami perbarui secara berkala agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi secara dini,” kata Teguh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Permukaan Laut Naik Makin Cepat

12 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Permukaan Laut Naik Makin C...

Trump Mengatakan Akan Menyerang Iran dengan 'Sangat Keras'

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Mengatakan Akan Menye...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.