Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Tindak Tegas Aksi Premanisme Usai Kejadian di Tanah Abang

📅 Senin, 13 Apr 2026, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Tindak Tegas Aksi Premanisme Usai Kejadian di Tanah Abang Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Pramono Anung memberikan sambutan di Kantor Walikota Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan menindak tegas aksi premanisme di Ibu Kota terutama setelah kejadian yang menimpa seorang sopir bajaj di kawasan Tanah Abang belum lama ini.

"Tidak ada kompromi lagi. (Untuk) premanisme di Jakarta, saya sebagai Gubernur saya tidak ragu-ragu untuk itu (menindak tegas)," kata Pramono saat memberikan keterangan di Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (12/4).

Terkait aksi premanisme di Tanah Abang belum lama ini, Pramono mengatakan telah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas.

"Saya sudah melihat videonya dan saya sudah meminta kepada Satpol PP, Kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu," ujar dia.

Sebelumnya, Pramono juga menekankan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian yang meresahkan.

Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan Jakarta tidak hanya unggul dalam peringkat, tetapi juga benar-benar menjadi kota yang aman bagi seluruh warganya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan di titik-titik rawan serta meningkatkan respons aparat terhadap laporan warga, guna memastikan keamanan yang merata hingga ke level pedagang kecil dan sektor informal.

Adapun pada Jumat (10/4), beredar video di media sosial memperlihatkan seorang pengemudi bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dimintai "uang setoran" oleh seorang oknum pria.

Selain itu, juga ada pedagang bakso di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat juga mengalami aksi serupa. Dia dimintai uang iuran sebesar Rp100 ribu.

Namun karena pedagang menolak permintaan tersebut, pria yang meminta setoran merusak mangkok milik pedagang.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya, juga telah menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap para pelaku premanisme, termasuk pemalakan terhadap pedagang.

Dalam pemberantasan terhadap para pelaku premanisme, tim kepolisian akan melakukan penindakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Semarak Parade FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Semarak Parade FIFA ASEAN C...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.