BMKG Menyatakan NTT Masuki Masa Peralihan Musim Hujan ke Kemarau pada April Ini
📅 Senin, 13 Apr 2026, 11:32 WIB | Oleh: Tim PenulisKUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2026 telah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (pancaroba) yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
“Saat ini wilayah NTT berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Vitro Nurvandyanto dalam keterangannya di Kupang, Senin (13/4).
Hal itu ia sampaikan berkaitan dengan peringatan dini cuaca di wilayah NTT yang dikeluarkan oleh BMKG setempat terkait periode pancaroba.
Ia menyampaikan walaupun wilayah NTT dan sekitarnya telah memasuki awal musim kemarau, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
“Pada saat masa peralihan perlu diwaspadai hujan disertai petir atau kilat serta angin kencang berdurasi singkat,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun potensi bencana hidrometeorologi tersebut dapat berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang, kerusakan pada bangunan atau fasilitas umum, dan sejenisnya.
Selain itu pada Senin (13/4) mayoritas wilayah NTT dalam kondisi cuaca cerah serta cerah berawan.
Khusus masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, kata dia, patut diwaspada potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Selasa (14/4), sebagian besar wilayah NTT diperkirakan dalam kondisi cerah, cerah berawan, serta beberapa daerah yang berpotensi hujan sedang.
Adapun Kabupaten Sabu Raijua berpotensi mengalami angin kencang mulai Senin (13/4) sampai dengan Rabu (15/4).
BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan panik selama memasuki periode pancaroba serta tetap memantau peringatan dini tiga harian secara berkala.
Lebih lanjut ia mengatakan masyarakat dapat mengakses informasi cuaca terkini maupun layanan BMKG selama 24 jam melalui telepon (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264, media sosial Instagram @infobmkg dan @infobmkgeltari, serta aplikasi Info BMKG.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!