Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apresiasi Diplomasi Ekonomi Prabowo: HKI Dorong Pembentukan Tim Pengawalan dan Percepatan Investasi

📅 Senin, 13 Apr 2026, 14:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Apresiasi Diplomasi Ekonomi Prabowo: HKI Dorong Pembentukan Tim Pengawalan dan Percepatan Investasi Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana memberikan apresiasi tinggi terhadap diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto selama melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri

JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana memberikan apresiasi tinggi terhadap diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto selama melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri.

Ma'ruf mengungkapkan bahwa keberhasilan Presiden Prabowo dalam menggalang komitmen investasi mulai dari Uni Emirat Arab (UEA), Amerika Serikat (AS), Jepang hingga Republik Korea dinilai sebagai pencapaian luar biasa bagi posisi tawar Indonesia di kancah global. Ma'ruf mencatat bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri telah menghasilkan komitmen nilai investasi yang fantastis untuk mendukung hilirisasi dan ketahanan energi nasional.

Namun Ma’ruf mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya ada pada tahap implementasi. Untuk itu, Ia meminta agar pemerintah untuk segera membentuk Tim Pengawalan dan Percepatan Investasi sebagai tindak lanjut dari berbagai komitmen investasi yang sudah disepakati.

“Presiden sudah bekerja luar biasa menjemput bola ke mancanegara, kami sangat apresiasi tinggi. Namun, kami di HKI dan Kadin mencermati bahwa di lapangan masih ditemukan sumbatan dan hambatan. Birokrasi yang berbelit, inkonsistensi regulasi pusat-daerah, serta kendala teknis lainnya seringkali membuat investor ragu untuk melakukan groundbreaking,” ujar Ma’ruf di Jakarta (13/4).

Ia menegaskan bahwa nantinya Tim Pengawalan dan Percepatan Investasi ini harus berfungsi sebagai unit reaksi cepat yang mampu membedah sumbatan investasi secara end-to-end.

Ma’ruf mencontohkan bahwa para investor dari Jepang, Korea, dan AS dikenal sangat detail dan menjunjung tinggi kepastian hukum. Jika sumbatansumbatan di lapangan tidak segera dibersihkan, Indonesia berisiko kehilangan momentum emas ini.

“Kita tidak ingin komitmen besar ini hanya menjadi seremoni penandatanganan saja. Tim Pengawalan dan Percepatan Investasi ini harus memastikan setiap dolar yang dijanjikan benar-benar masuk ke kawasan industri dan memberikan dampak ekonomi nyata,” tambahnya.

Optimisme Ma’ruf tetap besar bahwa Indonesia dapat kembali menjadi pusat produksi rantai pasok global. "Sudah saatnya kita bekerja keras menarik investasi sebesar-besarnya. Kami berharap kita dapat mengesampingkan sekat-sekat dan kepentingan politik agar Indonesia menjadi destinasi investasi global yang aman dan nyaman," ujar Ma'ruf.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah melalui pengawalan investasi yang ketat, ia yakin industri dalam negeri akan bangkit lebih kuat. “Saatnya kita buktikan kepada dunia, terutama mitra kita dari Jepang hingga Timur Tengah, bahwa Indonesia bukan hanya tempat yang nyaman untuk berdiskusi, tapi adalah tempat yang paling tepat untuk berinvestasi,” tutup Ma'ruf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

57 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.