Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dompet Makin Ketat, Keyakinan Konsumen terhadap Ekonomi Terkikis di Maret

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dompet Makin Ketat, Keyakinan Konsumen terhadap Ekonomi Terkikis di Maret Doc: ANTARA/ Adeng Bustomi.
Ket. Pengunjung memadati Plaza Asia, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

JAKARTA – Mengendurnya keyakinan konsumen pada Maret lalu mencerminkan meningkatnya kehati-hatian rumah tangga dalam merespons kondisi ekonomi.

Biasanya, penurunan ini berkaitan dengan tekanan terhadap daya beli, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok atau ketidakpastian pendapatan, yang membuat masyarakat menahan konsumsi non-esensial.

Secara analitis, pelemahan sentimen ini dapat menjadi sinyal awal perlambatan konsumsi domestik—komponen utama pertumbuhan ekonomi.

Ketika konsumen menjadi lebih pesimistis, kecenderungan untuk menabung meningkat, sementara belanja menurun, sehingga berpotensi menekan kinerja sektor ritel dan jasa.

Di sisi lain, faktor eksternal seperti ketidakpastian global dan volatilitas pasar juga turut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap prospek ekonomi ke depan.

Jika tren ini berlanjut, diperlukan respons kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga dan memperkuat kepercayaan publik, agar konsumsi tetap menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Maret 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tetap berada pada level optimis atau lebih dari 100.

IKK Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, meskipun lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 125,2.

"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/4).

Lebih lanjut, BI mencatat tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Maret 2026 dipengaruhi oleh keyakinan pada kondisi ekonomi saat ini dan enam bulan ke depan.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimis, masing-masing pada 115,4 dan 130,4.

Secara lebih rinci, IKE Maret 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,9.

Tetap kuatnya IKE ditopang oleh kenaikan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang tercatat sebesar 129,2, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 125,0.

Sementara Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) tercatat di level optimis masing-masing sebesar 107,8 dan 109,2, meskipun lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 110,7 dan 112,0.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Bentuk TP2D A...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.