Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Sampang Selidiki Dugaan TPPO Terhadap PMI di Libya

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 23:22 WIB | Oleh:
Polres Sampang Selidiki Dugaan TPPO Terhadap PMI di Libya Doc: ANTARA/ HO-Disnaker Sampang
Ket. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur Nurul Hasanah.

SAMPANG -- Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, menyelidiki dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) Nurul Hasanah, warga Kelurahan Rongtengah, yang bekerja di Libya.

“Penyelidikan ini kami lakukan karena berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan di lapangan memang ditemukan adanya indikasi TPPO,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim di Sampang, Jumat.

Fajri menjelaskan, salah satu indikasi dugaan TPPO tersebut berkaitan dengan proses pemberangkatan dan penggunaan visa oleh Nurul Hasanah.

Menurut dia, Nurul diberangkatkan oleh sponsornya ke luar negeri dengan tujuan Dubai, Uni Emirat Arab. Namun, ia kemudian ditempatkan di Libya.

“Selain itu, visa yang digunakan adalah visa dengan tujuan ziarah, bukan sebagai pekerja migran. Ini juga termasuk pelanggaran,” katanya.

Fajri mengatakan dugaan penahanan gaji oleh majikan juga menjadi salah satu indikasi tindak pidana perdagangan orang yang dialami Nurul.

Tim penyidik Polres Sampang telah meminta keterangan dari keluarga dan kerabat Nurul yang berada di Kabupaten Sampang untuk mendalami kasus tersebut.

Sebelumnya, Nurul menyampaikan keinginan untuk pulang ke Indonesia melalui rekaman video setelah mengaku mendapat perlakuan tidak baik dari majikannya di Libya.

Perempuan berusia 49 tahun tersebut juga mengaku mengalami kekerasan dan gajinya ditahan oleh majikan.

Berdasarkan hasil penelusuran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tripoli, Libya, pihak majikan sebenarnya tidak mempersoalkan rencana kepulangan Nurul ke Indonesia, tetapi meminta pembayaran denda sebesar 7.000 dolar AS atau sekitar Rp110 juta.

Nurul telah berada di Libya selama sekitar delapan bulan. Sebelumnya, ia sempat berada di Dubai selama sekitar 13 hari setelah berangkat dari Indonesia pada Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangsel Otozone Jadi Sarana...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.